Free Blogger Template


Jangan Merokok Banyak-banyak

Merokok bukan kebiasaan yang baik. Sama tidak baiknya dengan kegemaran minum-minuman beralkohol yang dapat menghilangkan kesadaran manusia. Sama juga tidak baiknya dengan narkotika dan obat-obat psikotropika yang membuat pemakainya berhalusinasi ke dunia khayalan yang tak pernah bisa dijamah. Rokok, minuman beralkohol, narkotika dan obat-obat psikotropika mengakibatkan kecanduan. Pada tingkat inilah letak kesamaan ketidakbaikannya.

Saya tidak akan membahas minuman beralkohol dan narkoba. Saya hanya akan bicara soal rokok.

Rokok tidak baik. Selain tubuh seorang perokok yang diancam banyak penyakit mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki, merokok jelas mengganggu bukan perokok untuk mendapatkan udara yang tercemar buangan asap kenalpot bersih. Asap rokok menambah parah udara yang sudah penuh gas karbon monoksida, karbondioksida, nitrogen monoksida dan partikel-partikel logam berat serta zat-zat pencemar yang lain.

Bukti ketidakbaikan rokok adalah larangan perokok pada anaknya yang ingin merokok. Saya punya tetangga yang perokok berat. Tetangga saya ini sudah almarhum. Anak ketiga almarhum suka bergaul dengan anak-anak yang lebih tua sehingga ketika usia SMP sudah fasih mengisap rokok. Almarhum tetangga saya ini sering menghukum anaknya kalau ketahuan merokok. Padahal, almarhum sendiri adalah perokok.
Baca selengkapnya… »

Tags:

Berhenti Merokok Sudah Dua Bulan

Ternyata berhenti merokok sangat mudah. Tidak perlu macam-macam, tinggal berhenti begitu saja seperti yang sudah saya tulis sebelum ini.

Saya berhenti merokok mulai 16 Juni 2007. Kalau mau dihitung, sampai saat ini saya sudah berhenti merokok selama dua bulan dan saat ini sedang menjalani bulan ketiga. Tidak terasa kalau saya sudah melewati dua bulan pertama dengan aman.

[T] Apakah saya mengalihkan dari rokok ke permen?

[J] Tidak. Saya tidak mengalihkan ke rokok atau cemilan.

[T] Apakah tidak ada yang menawari saya rokok?

[J] Sangat banyak, mengingat di sekitar kita ini lebih banyak yang merokok daripada yang tidak. Eh, maaf pernyataan itu tanpa bukti statistik lohh…

Katakan TIDAK

Untuk apa kata tidak dibuat kalau bukan untuk diucapkan atau dituliskan? Oleh karena itu, apabila Anda sedang dalam program berhenti merokok, mengucapkan kata tidak sangat perlu Anda pelajari. Pertamakali memang akan sulit tetapi begitu Anda berhasil mengucapkannya untuk pertamakali, efeknya akan sangat luar biasa bagi Anda.

Saya belajar mengatakan tidak pada masa saya masih SMP dulu karena saya ingin menjadi orang yang konsekuen. Dalam kultur Jawa, kita sering menjumpai pernyataan: “Nggih-nggih ning ra kepanggih”. Kalau diartikan secara langsung akan berarti iya-iya tetapi tidak pernah tersua. Ini untuk mengatai orang yang selalu mengatakan iya tetapi tidak pernah melaksanakan apa yang sudah diiyakan.

Contoh:

Seorang anak diminta oleh orang tuanya supaya selalu langsung pulang ke rumah selesai sekolah. Si anak menjawab, “Iya, Pak.” Namun, pada kenyataannya si anak ini selalu saja mampir ke mana-mana selesai sekolah, tidak langsung pulang ke rumah.

Saya dulu tidak mau seperti itu. Makanya saya belajar bilang tidak. Walaupun sering dikatakan sebagai mencederai kultur, saya tetap mengatakan tidak apabila saya tidak mau dan ya kalau saya mau. Kalau hati ingin menolak, mengapa mulut takut berkata tidak? Bukankah kita bisa mengatakannya dengan sopan?

Untuk menolak pemberian rokok, Anda dapat mengatakan:

  • Maaf, saya tidak merokok
  • Maaf, saya sudah berhenti merokok
  • Maaf, saya sedang dalam usaha berhenti merokok dan saya harap Anda dapat membantu saya

Pikiran atau perasaan?

Apakah yang mengendalikan diri Anda, pikiran atau perasaan? Anda pikir ingin merokok, atau anda rasa ingin merokok?

Menurut saya, jangan dipikirkan terlalu lama. Langsung saja berhenti. Setelah itu janganlah dirasakan. Pasti Anda akan mudah melewati hari-hari tanpa rokok.

Tags:

Cara Gampang Berhenti Merokok

Banyak yang mengatakan bahwa berhenti merokok itu sangat sulit. Ada orang yang mengatakan lebih baik berhenti beristri daripada disuruh berhenti merokok. Ada pula yang mengatakan lebih baik berhenti makan daripada berhenti merokok. Kok hanya berhenti beristri atau berhenti makan? Mengapa tidak ada orang yang berani mengatakan lebih baik berhenti hidup daripada berhenti merokok?

Saya belajar merokok sejak kelas enam Sekolah Dasar. Mulai ngebut merokok sejak kelas tiga SMA. Tambah ngebut waktu zaman kuliah. Akan tetapi, berhenti merokok bagi saya sangat mudah, semudah merokok itu sendiri.

Tidak percaya?

Waktu zaman kuliah, ketika saya memutuskan untuk berhenti merokok, saya menjalani hidup tanpa rokok selama 8 bulan. Ketika saya memutuskan untuk merokok lagi, saya merokok. Ketika saya baru bekerja dan punya anak saya memutuskan untuk berhenti merokok lagi. Gampang.

Apa kuncinya?

Kalau Anda ingin berhenti merokok, kuncinya gampang:

Jangan merokok!

Hanya itu saja. Anda tidak akan tiba-tiba mati karena tidak merokok. Saya percaya bahwa Anda bisa. Bisa untuk membuang batang rokok yang tersisa. Bisa untuk tidak membeli bungkusan rokok yang baru. Bisa untuk menolak tawaran rokok dari teman Anda.

Tahun 1996 saya pergi ke Ciater dan Tangkuban perahu bersama teman-teman kuliah. Kami pergi berlima. Pada saat itu saya sedang memutuskan untuk tidak merokok. Di Ciater yang berhawa dingin teman-teman saya menawari saya rokok. Bahkan, sepanjang perjalanan mereka mengejek saya karena tidak merokok. Saya cuek saja. Akhirnya teman-teman saya menyerah dan membiarkan saya tidak merokok.

Saya tuliskan cara gampang berhenti merokok ini untuk Anda karena berhenti merokok itu memang sangat gampang. Hari ini adalah hari ketiga saya tidak merokok. Pada hari Jumat yang lalu pada saat tengah malam rokok saya tinggal sebatang. Setan membisiki saya untuk ke warung dan membeli yang baru. Akan tetapi, pikiran saya berhasil membunuh setan itu. Saya memang sudah memutuskan untuk tidak merokok mulai besok pagi. Entah sampai kapan. Bisa jadi sampai mati. Bisa jadi hanya setengah tahun.

Benar-benar gampang. Saya berhenti merokok hanya dengan tidak merokok.

Tags:

Free Blogger Template

Moh Arif Widarto adalah bloger yang mengalami krisis identitas karena tidak mau memilih satu dari dua platform blog yang paling populer. Oleh karenanya, dia mengelola blog ini untuk pengguna WordPress yang fanatik dan mendambakan kemudahan komentar dan WWW.Widarto.Net untuk bloger yang masih cinta Blogger dan menganggap commenting system di Blogger nggak masalah. Berkunjung ke sini atau ke sana sama saja isinya.