Tolong Dirikan Shalat Ghaib

April 29, 2008

Pulang dari kantor sore ini telepon saya berbunyi. Seperti biasanya kalau saya mengendarai sepeda motor, saya tidak pernah memedulikan panggilan masuk. Bagi saya berkendara motor adalah momen pribadi yang tidak ingin saya bagi dengan yang lain.

Akan tetapi, telepon berdering, berdering dan berdering terus. Setelah kira-kira satu jam pantat menempel di atas jog Si Ngorok saya pun memutuskan berhenti di Lippo Karawaci. Saya periksa daftar penggilan tak terjawab. Ada panggilan Mas saya di kampung. Ada panggilan sepupu saya dari Cibubur. Dari banyaknya panggilan yang mereka lakukan saya tahu bahwa ada yang penting. Read more