Chasis Bajaj Pulsar 180DTSi Yang Patah Sudah Dilas
July 6, 2008
Sebelumnya, saya mengatakan bahwa rangka Si Ngorok — motor Bajaj Pulsar 180DTSi saa– retak. Kemarin waktu saya bawa ke bengkel las, chasis itu sudah tugel alias patah. Pemilik bengke las mengatakan, “Ini kayak digergaji, Pak. Yakin patah dan bukan digergaji orang?”
Walah… Saya kerepotan menjelaskan bahwa chasis itu patah dan bukan digergaji. Memang sih, patahannya nampak seperti pipa besi digergaji. Rapih, nggak ada retak-retakan yang pada cuwil dari pipa chasis Bajaj Pulsar 180DTSi itu.
Chasis yang patah disusulin pipa besi yang lebih kecil di dalamnya sebelum di las. Ini untuk memperkuat pipa chasis yang patah itu. Kalau langsung dilas tanpa disusulin pipa yang lain dijamin nggak pake lama chasis itu sudah akan patah lagi. Selain dilas, saya juga menambahkan plat besi di dekat bagian yang patah itu. Tujuannya apa ya? Hahaha, saya sendiri nggak tahu. Saya cuma mengikuti petunjuk dari situs Pulsarian. Saya pikir sih tambahan plat besi itu tidak akan membantu. Kalau patah terjadi lagi pada bagian yang patah senelumnya, plat besi itu justru hanya menambahi beban saja. Justru, semestinya yang ditambahkan adalah pipa lain di bawah pipa chasis yang kelihatan ringkih itu. Tujuan penambahan yang ini jelas, yaitu untuk menyangga dari bawah.





