Free Blogger Template


Chasis Bajaj Pulsar 180DTSi Yang Patah Sudah Dilas

Sebelumnya, saya mengatakan bahwa rangka Si Ngorok — motor Bajaj Pulsar 180DTSi saa– retak. Kemarin waktu saya bawa ke bengkel las, chasis itu sudah tugel alias patah. Pemilik bengke las mengatakan, “Ini kayak digergaji, Pak. Yakin patah dan bukan digergaji orang?”

Walah… Saya kerepotan menjelaskan bahwa chasis itu patah dan bukan digergaji. Memang sih, patahannya nampak seperti pipa besi digergaji. Rapih, nggak ada retak-retakan yang pada cuwil dari pipa chasis Bajaj Pulsar 180DTSi itu.

Chasis yang patah disusulin pipa besi yang lebih kecil di dalamnya sebelum di las. Ini untuk memperkuat pipa chasis yang patah itu. Kalau langsung dilas tanpa disusulin pipa yang lain dijamin nggak pake lama chasis itu sudah akan patah lagi. Selain dilas, saya juga menambahkan plat besi di dekat bagian yang patah itu. Tujuannya apa ya? Hahaha, saya sendiri nggak tahu. Saya cuma mengikuti petunjuk dari situs Pulsarian. Saya pikir sih tambahan plat besi itu tidak akan membantu. Kalau patah terjadi lagi pada bagian yang patah senelumnya, plat besi itu justru hanya menambahi beban saja. Justru, semestinya yang ditambahkan adalah pipa lain di bawah pipa chasis yang kelihatan ringkih itu. Tujuan penambahan yang ini jelas, yaitu untuk menyangga dari bawah.

Tindakan lain yang saya lakukan

Tags:

Rangka Bajaj Pulsar 180 DTSi Retak Karena Box

Si Ngorok, Bajaj Pulsar 180 DTSi saya, ternyata mengikuti kejadian yang dialami para pemakai box yang lain. Apa gerangan kejadian yang dialami pemakai box yang lain? Tak lain dan tak bukan adalah rangka retak karena beban box. Pulsarian telah mempublikasikan hal ini dan menghimbau pemakai box untuk menambahkan plat besi di rangka Pulsar 180. Saya sudah mengetahui himbauan itu tetapi saya tidak berpikir bahwa Si Ngorok akan ikutan retak rangkanya. Ternyata, rangka Si Ngorok benar-benar retak.

Di bawah ini petunjuk mengenai bagian-bagian dari rangka yang harus ditambahi plat besi yang dilas. Petunjuk lengkapnya silakan ke website Pulsarian.

Keadaan rangka Si Ngorok yang retak sendiri bisa dilihat pada gambar berikut:


Baca selengkapnya… »

Jangan Pernah Menyerah

“Jangan pernah menyerah!” Tak penting siapa yang memberikan nasihat berupa kalimat di atas. Yang penting adalah pesannya. Pesan bahwa kita tidak boleh menyerah.

Dalam menghadapi suatu masalah memang ada kalanya kita merasakan adanya belenggu yang membuat kita berpikir bahwa kita sedang meniti jalan tak ada ujung. Kadangkala, kita merasa bahwa bagi kita tak ada hari esok. Padahal, selalu ada pemecahan atas segala masalah. Selalu ada jalan lain ke Roma. Yang kita butuhkan hanya berpikir dengan tenang dan selalu optimis.
Baca selengkapnya… »

Tags:

Foto Narsismu di FotoNarsis.com

Saya pernah menulis mengenai FotoNarsis.com di blog Meneer Caplang. Saya menjadi bloger tamu di blog orang kurus yang kuat merokok dan hobi naek motor itu.

Jujur saja, pemilik FotoNarsis.com itu adalah Kang Kombor yang mengelola Kombor.com. Kang Kombor itu sedang mencari-cari ide publicly participative blog, blog dengan partisipasi publik. Maaf, istilah itu saya (Moh Arif Widarto) yang bikin. Maaf kalau kurang tepat.

Akhir tahun 2006, tepatnya pada Q4 alias kuartal empat saya pernah berdiskusi dengan beberapa teman di kantor mengenai ide untuk membuat sebuah usaha kreatif di internet. Waktu itu saya mengusulkan untuk membuat sebuah YouTube ala Indonesia. Idenya tentu mencontek keberhasilan YouTube itu sendiri. Saya tekankan pada teman-teman waktu itu supaya jangan terlalu lama mikirnya karena ide ini sangat mudah diaplikasikan oleh siapa saja. Sayangnya, karena kesibukan di perusahaan, ide itu tidak pernah dieksekusi. Big Boss yang punya dana masih belum dapat menyejajarkan visinya dengan visi kami. Padahal, bisnis ini hanya perlu start up capital yang tidak terlalu besar.

Eh, tidak tahunya, baru saja tahun 2007 mulai, sudah ada GueBanget.com. Saya bilang ke teman-teman bahwa kami telah kalah cepat mengambil peluang.
Baca selengkapnya… »

Tags: ,

Mengingat Teman Sekelas di SMP

Saat sekolah dulu saya punya kebiasaan jelek yaitu mencoba menghafal nama lengkap teman-teman sekelas. Kebiasaan itu saya lanjutkan sampai saya kuliah. Ketika banyak teman yang hanya hafal nama panggilan yang kadang sangat berbeda dari nama lengkapnya, saya bisa menyebutkan nama panggilan sekaligus nama lengkapnya.

Saat ini saya sedang mencoba mengingat nama teman-teman SMP saya yang sejak kelas I sampai kelas III selalu satu kelas. Saya selalu ingin memiliki teman baru tetapi tak ingin memiliki teman lama. Semua adalah teman. Kalau jarang bertemu, itu bukan karena mereka sudah menjadi “lama” seperti baju lama yang dikarduskan melainkan karena ada kendala berupa jarak dan waktu.

Karena keterbatasan memori mungkin ada teman yang belum saya sebutkan. Kalau ada teman SMP1 Sleman yang kebetulan membaca posting ini tolong diluruskan pada nomor-nomor kosong. Saya tidak berhasil memanggil berkas memori saya pada nomor-nomor kosong itu. Saya makan bangku SMP pada 1990 - 1993 1987 - 1990. Adalah kerja sangat berat untuk me-recall nama-nama teman sekelas saya di SMP apabila saya tidak suka menghafal nama lengkap teman-teman saya.
Baca selengkapnya… »

Tags: ,

Free Blogger Template

Moh Arif Widarto adalah bloger yang mengalami krisis identitas karena tidak mau memilih satu dari dua platform blog yang paling populer. Oleh karenanya, dia mengelola blog ini untuk pengguna WordPress yang fanatik dan mendambakan kemudahan komentar dan WWW.Widarto.Net untuk bloger yang masih cinta Blogger dan menganggap commenting system di Blogger nggak masalah. Berkunjung ke sini atau ke sana sama saja isinya.