Free Blogger Template


Widarto untuk Widarto, bagi-bagi Email nama@widarto.net

Mulai hari ini, 1 Juli 2008, saya memutuskan domain widarto.net untuk saya dedikasikan kepada semua pengguna nama belakang Widarto. Nama saya sendiri adalah Moh Arif Widarto dan saya menggunakan email arif(at)widarto.net dan subdomain untuk blog saya http://arif.widarto.net.

Selain saya, yang sudah menggunakan adalah Edy Widarto dengan email di edy(at)widarto.net dan tentu saja, subdomain yang available untuk dia adalah edy.widarto.net.

Bagi-bagi Email @widarto.net dan subdomain widarto.net

Siapa yang mau email nama@widarto.net dan alamat blog nama.widarto.net?

Silakan hubungi saya lewat email arif(at)widarto.net. Maaf, @ saya ganti (at) untuk menghindari robot spam.

Ketentuan

  1. Email dengan Google Apps atau setara dengan Gmail dengan kapasitas 6GB lebih dan dapat diakses melalui web, POP maupun IMAP
  2. Subdomain hanya bisa saya sediakan melalui pembuatan CNAME record. Hal ini cukup untuk membuat Anda memiliki sebuah blog di Blogger yang hosting di blogspot dengan custom domain berupa nama.widarto.net

Saya tunggu email dari Anda. Silakan kunjungi www.widarto.net agar selalu terupdate dengan program ini.

Moh Arif Widarto

AKKBB Organisasi Liar, Kopdar Dengan Fertob 15 Juni di Monas

AKKBB adalah organisasi atau perkumpulan liar yang tidak terdaftar di Departemen Dalam Negeri atau pun Departemen Kehakiman. Dengan begitu, saya melihat AKKBB bukan subyek hukum. Dus, bagaimana AKKBB mau menuntut? Mestinya hanya bisa dilakukan bukan atas nama AKKBB melainkan perorangan. Makanya, kalau ikut-ikutan AKKBB, Sampeyan harus siap menanggung risiko apa pun seorang diri.

Tanggal 3 Juni 2008 AKKBB diberi teguran oleh Departemen Dalam Negeri — info dari sudarsono Dirjen Kesbangpol Depdagri pada acara Todays Dialogue Selasa (10/6/2008). Adakah media-media sekuler di belakang AKKBB memberitakan adanya teguran itu? Saya tahu saat ini publik Indonesia sedang digiring untuk marah kepada FPI. FPI tidak memiliki corong media sehingga hanya dapat mengandalkan keseimbangan pemberitaan media. Sebaliknya, AKKBB yang merupakan perkumpulan liar memiliki cengkeraman kuat kepada media. Paling tidak, karena ada Gunawan Mohamad di sana. Tokoh sekuler itu tidak dapat dipisahkan dari Tempo yang dianggap menyerang sastra Islam oleh Jonru.

-oOo-


Baca selengkapnya… »

Tepar

Ketika bangun pagi tadi saya merasakan kepala ini berat dan sangat pusing. Orang Jawa bilang sebagai buyer. Saya melihat sekeliling saya berputar sangat cepat. Saya berusaha mengangkat kepala tetapi tidak kuat. Kalau kepala saya angkat, segalanya berputar semakin cepat. Saya menyerah dan hanya berusaha merubah posisi tidur yang semula miring ke kanan menjadi telentang. Ternyata posisi telentang pun membuat buyer di kepala bertambah. Saya kembali berbaring miring ke kanan.

Kemarin saya masih dengan gagah menghadiri acara silaturahim Ikastara Tangerang di rumah Dodi Mawardi. Hadir di sana 20 alumni SMA Taruna Nusantara Magelang. Bloger alumni yang hadir adalah tuan rumah sendiri, Anjar Priandoyo, Ari Juliano dan saya sendiri. Ikastara Tangerang memiliki agenda untuk bersilaturahim bersama setiap tiga bulan sekali. Di sana kembali saya sosialisasikan rencana kerja Ikastara Tangerang. Rencana kerja yang membumi, bukan yang muluk-muluk:
1. Silaturahim setiap 3 bulan
2. Donor Darah setiap 3 bulan
3. Bakti Sosial (project based)
4. Satu Bulan Satu Buku. Sumbang buku ke SMATN
5. Karyawisata Bersama

Selesai acara di rumah Dodi Mawardi saya mampir ke rumah Anjar Priandoyo di Permata Bintaro. Saya belum menengok keponakan baru sehingga kemarin itu saya niatkan betul untuk mampir.

Pukul 16:30 saya pamit dari rumah Anjar, takut mengganggu istirahat si Kecil dan mamanya. Juga supaya Anjar tidak bosan mendengar ocehan saya. Kalau mau tahu, banyak topik yang kami bicarakan mulai dari bayi, pekerjaan, sampai blog monetization.

Sebelum ke rumah saya mampir dulu beli sate padang pesenan ibunya Si Berseri-seri Cahaya Kemuliaan yang libur masak. Sampai di rumah hujan turun dengan derasnya. Saya sempat terkena gerimisnya dari jarak 500 meter dari rumah.

Saya tidak ke kantor. Bangun dari kasur saja saya tidak mampu. Kaki sih mampu menopang badan saya untuk berdiri tetapi justru kepala yang membuat saya tidak mampu berdiri. Bahkan, duduk pun tak mampu. Saya menuliskan posting ini sambil berbaring. Posting via email sehingga link saya tulis url aselinya.

Memang kalau mau jujur kemarin saya sudah merasakan senut-senut di tengkuk kiri saya. Bahkan lengan kiri saya juga agak nyeri. Akan tetapi saya tidak ingin hal itu menghalangi saya untuk bersilaturahim dengan para alumni SMA Taruna Nusantara yang berdomisili di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan calon Kota Tangerang Selatan. Biarlah yang lain tidak hadir bersilaturahim, asal bukan saya. Kapan lagi saya akan mengetahui dan berkunjung ke rumah alumni yang lain kalau bukan dalam acara silaturahim seperti ini. Sebagai alumni angkatan purwaka saya merasa berkewajiban untuk mengajarkan kepada adik-adik agar jangan menjadi kacang lupa kulit. Melupakan ikatan almamater SMATN. Makanya saya selalu mengusahakan untuk hadir dalam silaturahim Ikastara Tangerang. Saya tidak hadir satu kali karena keluarga di Tangerang berkeras minta diantar ke Masjid Dian Al-Mahri di Depok.

Saya masih berbaring dan sesekali mencoba duduk untuk merasakan masih buyer atau tidak. Saya akan pergi ke dokter. Tadi istri saya minta untuk pergi ke dr. Joko yang praktek di Taman Picaso apakah mau dipanggil untuk datang ke rumah karena saya benar-benar tidak mampu bangun. Petugas di bagian pendaftaran mengatakan dr. Joko tidak bisa ke rumah saya. Tanpa bicara dengan dr. Joko istri saya langsung pulang padahal saya benar-benar tidak mampu bangun. Ya sudah, saya akan menunggu sampai saya kuat bangun dan mengendarai sepeda motor. Untuk menurunkan tekanan darah saya minum jus sledri dan makan timun. Mudah-mudahan bisa mempercepat terusirnya rasa buyer.

Update
Baru saja istri saya ke dr. Joko lagi (pukul 16-an) dan berhasil ketemu dr. Joko. Dokter itu bilang, “Saya sudah mau pergi. Saya buatkan rujukan ke rumah sakit saja ya. Lagipula saya tidak pernah memeriksa pasien di rumah.”

Saya minta istri saya ke apotek saja untuk mencari unalium. Februari lalu ayah saya tensinya tembus 220 dan merasa sangat buyer seperti yang saya rasakan. Untuk menghilangkan buyer itu dokter meminta untuk dibelikan unalium.


Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com

Tags: , ,

British Council Blogger Day

Alhamdulillah, hari ini saya bisa menghadiri dua kegiatan bloger sekaligus. Yang pertama acara Donor Darah dan Kopdar III KBBC. Namun, karena acara Kopdar KBBC baru selesai pukul 13:00 saya agak terlambat sampai di Ballroom 1 Ritz Carlton Hotel - Pacific Place, Jakarta.

Saya berangkat ke kedua acara tersebut bersama Yudhis. Kebetulan dia punya saudara di Citra Raya Tangerang sehingga saya bisa mengajak dia menjadi teman ngobrol di perjalanan. Dengan Yudhis ini saya kenalnya dari Kopdar I KBBC yang digelar di WTC serpong.

Sampai di lokasi acara Blogger Day saya langsung ke meja registrasi. Yudhis pun alhamdulillah bisa mendaftar langsung di tempat sehingga dia tidak perlu keliaran di mall sambil menunggu acara kopdarnya dengan Tikabanget dan Chika. Yang nggak disangka, Yudhis malah langsung ketemu dengan Tikabanget.
Baca selengkapnya… »

Tags: ,

Sukabumi Ituh Pecas Ndahe

Judulnya memang sengaja nyomot gaya Tikabanget dan Ndorokakung. Bukan buat gaya-gayaan atau untuk ngithik-ithik mereka agar ke sini. Sukabumi memang bikin kepala pecah alias pecah ndhase yang diplesetkan menjadi pecas ndahe. Gaya memlesetkan yang juga biasa dipakai untuk nempus berar dan udas grimin.

Apa iya Sukabumi bikin pecas ndhahe? Buat orang Sukabumi sih mungkin tidak. Buat saya sih iya.


Baca selengkapnya… »

Tags:

Free Blogger Template

Moh Arif Widarto adalah bloger yang mengalami krisis identitas karena tidak mau memilih satu dari dua platform blog yang paling populer. Oleh karenanya, dia mengelola blog ini untuk pengguna WordPress yang fanatik dan mendambakan kemudahan komentar dan WWW.Widarto.Net untuk bloger yang masih cinta Blogger dan menganggap commenting system di Blogger nggak masalah. Berkunjung ke sini atau ke sana sama saja isinya.