Free Blogger Template


Musyawarah Nasional Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara Tahun 2008

SMA Taruna Nusantara Magelang meluluskan alumninya untuk pertama kali pada tahun 1993. Sebanyak 275 siswa dari 281 siswa — yang dilantik pada tanggal 14 Juli 1990 melalui upacara Prasetya Siswa yang dipimpin oleh Panglima ABRI Jend. TNI Try Soetrisno sebagai Inspektur Upacara — dilantik menjadi alumni melalui sebuah upacara Prasetya Alumni. 275 alumni pertama siap terjun ke masyarakat untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja. Kini, pada 21 Juni 2008 yang lalu, SMA Taruna Nusantara kembali melakukan upacara Prasetya Alumni untuk angkatan ke 16. Tidak terasa sudah 16 angkatan diluluskan oleh SMA Taruna Nusantara Magelang.

Pada tahun 1994, setahun setelah lulus, para alumni Angkatan I SMA Taruna Nusantara memelopori berdirinya sebuah ikatan alumni yang diberi nama Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara yang disingkat IKASTARA. Sepanjang sejarah berdirinya, IKASTARA telah memiliki dua Ketua Umum yaitu Anang Kurniawan Hanudji (alumnus Angkatan I) dan Takwa Fuadi Samad (alumnus Angkatan II). Kedua Ketua Umum IKASTARA itu menjabat dalam dua periode masa jabatan. Sebagaimana pasal mengenai jabatan presiden di Republik Indonesia, maka Ketua Umum IKASTARA maksimal hanya boleh dijabat selama 2 kali berturut-turut dan setelah itu alumnus yang bersangkutan tidak boleh lagi mencalonkan diri.

Pada 28 Juni 2008 yang akan datang, IKASTARA akan melaksanakan Musyawarah Nasional V untuk menerima laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum periode 2005 - 2008, mengubah AD/ART dan memilih Ketua Umum periode 2008 - 2011. Ada tiga alumni SMA Taruna Nusantara yang telah ditetapkan menjadi Calon Ketua Umum yang berhak untuk dipilih pada Munas nanti yaitu:

  1. Dr. Agung Wicaksono, M.Sc. MBA, alumnus Angkatan III
  2. dr. Herbert Situmorang, SPOG, alumnus Angkatan II
  3. Syarif Syahrial, SE, MSE, Alumnus Angkatan V


Baca selengkapnya… »

Tags: ,

Muhaimin Iskandar Lebih Kuat dari Gus Dur, Habib Rizieq Dilamar PPP

PN Jakarta Selatan memenangkan gugatan PKB kubu Muhaimin Iskandar terhadap kubu Gus Dur. Kita semua tahu bahwa Cak Imin diberhentikan sementara dari jabatan Ketua Umum PKB oleh kubu Gus Dur. Selain memenangkan gugatan Muhaimin Iskandar, PN Jakarta Selatan juga memenangkan gugatan Lukman Eddy yang diberhentikan dari jabatan Sekjen dan digantikan dengan Yenny Wahid.

Konflik di PKB bukan barang baru. Kita dulu ingat konflik Gus Dur + Muhaimin VS Alwi Shihab + Syaifullah yusuf. Terhadap konflik itu, MA memenangkan kubu Alwi Shihab tetapi secara politik kubu Alwi kalah sehingga Alwi tersingkir dan Muhaimin menguasai PKB. Babak selanjutnya adalah konflik yang akhirnya menyingkirkan Gus Ipul dari PKB. Selain tersingkir dari PKB, Gus Ipul juga dipaksa kehilangan kursi Menteri Pengentasan Daerah Tertinggal. Yang paling gres tentunya konflik kubu Gus Dur dengan Muhaimin Iskandar. Entah apa lagi agenda Gus Dur, nampaknya semua yang dulu didukungnya juga merupakan orang yang akan ditendangnya. Alwi Shihab dulu didukung lalu ditendang. Muhaimin yang didukung ketika menendang Alwi, ditendang juga oleh Gus Dur. Saya takut, jangan-jangan Gus Dur menendang Cak Imin karena Gus Dur masih ingin maju sebagai calon RI-1 pada pemilu 2009 yang akan datang. Bukankah Cak Imin sudah diisukan akan dimajukan sebagai cawapres? Tentu rawan bagi PKB yang belum besar kalau harus terbelah untuk mengusung capres dan cawapres sekaligus.


Baca selengkapnya… »

Barack Obama Kulit Hitam Pertama Yang Menjadi Calon Presiden Amerika

Akhirnya, setelah bersaing ketat dengan Hillary Clinton, Barack Obama berhasil menjadi calon presiden Amerika. Obama berhasil melampaui batas minimal dukungan delegasi dengan (sudah) mengantongi 2156 delegasi. Dengan demikian Barack Obama menjadi calon presiden Amerika dari Partai Demokrat. Selanjutnya, Barack Obama akan berhadapan denhan John Mccain calon dari Partai Republik.

Kemenangan di atas menjadi tonggak sejarah baru bagi Amerika Serikat, yaitu orang berkulit hitam pertama yang menjadi calon presiden Amerika. Kalau Barack Obama menang nanti, dia akan menjadi orang kulit hitam pertama yang menjadi presiden Amerika. Kalau itu terjadi (saya berharap demikian) maka kita akan melihat bahwa presiden Amerika berkulit hitam bukan hanya ada di film melainkan juga ada di dunia nyata.

Sebenarnya, Partai Demokrat membawa dua tonggak sejarah ketika Obama dan Hillary Clinton bersaing. Satu kulit hitam, satunya wanita. Salah satu yang menang tetap akan menjadi sejarah.

Saya berharap Partai Demokrat menang pemilu kemudian Obama menjadi presiden AS. Pasukan Amerika ditarik dari Irak, AS tidak haus darah dan gemar menggelar perang seperti biasa dilakukan ketika Partai Republik berkuasa. Lihat Bush senior dan yunior!

Nah, efek selanjutnya, siapa tahu bisa membuat harga minyak dunia turun. Saya ingin melihat apabila harga minyak dunia turun, apa harga BBM akan diturunkan kembali. Wallahu alam.

Tags:

Mengubur Diskriminasi

Diskriminasi adalah perilaku/tindakan membedakan. Perilaku membedakan ini bisa terjadi di hanmpir semua aspek kehidupan. Dalam bidang politik kita pernah mengalami masa di mana etnis Tionghoa di Indonesia diberi perbedaan perlakuan. Mereka tidak boleh mendirikan partai politik atau menjadi tokoh politik. Dalam bidang pelayanan masyarakat kita pernah mengalami masa di mana etnis Tionghoa KTP-nya diberi tanda khusus. Dalam bidang profesi kita pernah mengalami masa di mana etnis Tionghoa tidak boleh menjadi anggota TNI, Polri dan PNS.

Tentu ada bentuk-bentuk diskriminasi lain yang memiliki tujuan berbeda. Misalnya diskriminasi harga yang diterapkan oleh produsen produk tertentu. Kita tidak akan membicarakan hal tersebut. Kita hanya akan membicarakan perilaku membedakan yang secara sadar atau tidak kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan kesatuan kita sebagai bangsa.

Selain perilaku membedakan yang kita tujukan kepada etnis Tionghoa kita juga memiliki perilaku membedakan dalam hal-hal yang lain. Jujur saja, hal tersebut sangat menodai kesamaan kedudukan kita di muka hukum. Sangat menodai harmoni kebersamaan kita dalam bermasyarakat dan bernegara.

Dalam bidang keagamaan, penganut agama yang minoritas dipersulit untuk mendirikan tempat ibadah. Ketika mereka terpaksa beribadah di rumah, warga satu RT mendatangi Pak RT dan mengeluh terganggu. Di tempat yang mayoritas Islam seperti di Jawa, warga penganut Kristen atau Katolik dipersulit oleh warga dan birokrasi untuk membuat gereja. Di tempat yang mayoritas Katolik seperti di NTT, mendirikan masjid juga sama susahnya dengan mendirikan gereja di Jawa. Namun anehnya, kedua umat seperti tidak terusik dengan pendirian Pura atau Vihara.

Pancasila Tidak Sakti
Baca selengkapnya… »

Tags: ,

Menagih Janji Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Saya, terus terang, merupakan salah satu orang yang masih selalu mempertanyakan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Ideologi siapa? Apakah Sampeyan yang sudah menerima Pancasila mentah-mentah sudah mengejawantahkan Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari? Juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara? Menurut saya, karena Sampeyan menerimanya secara mentah-mentah alias menelannya bulat-bulat, Panvasila menjadi tidak dapat Sampeyan cerna dengan baik. Sampeyan menelannya bulat-bulan dan mentah-mentah sehingga Sampeyan juga membuangnya mentah-mentah (plus masih bulat) melalui saluran sekresi Sampeyan. Pancasila tidak menjadi darah yang mengalir di tubuh Sampeyan. Pancasila tidak menjadi tulang dan daging yang membangun tubuh Sampeyan. Pancasila hanya hafalan yang dikuasai di luar kepala sehingga akibatnya kepala Sampeyan tidak sedikitpun berisi Pancasila. Huh!

Sampeyan yang menerima begitu saja Pancasila sebagai pandangan hidup. Apakah Pancasila mendasari setiap perbuatan yang akan Sampeyan lakukan? Apakah Sampeyan selalu mencari kesesuaian tindakan yang akan Sampeyan ambil dengan Pancasila? Saya kira Sampeyan semua yang mengaku menerima Pancasila sebagai pandangan hidup hanya ngocol tak berdasar. Gombal! Taik kucing! (Maaf kalau bahasa saya kasar). Karena Pancasila merupakan pandangan hidup maka Pancasila hanya Sampeyan pandang-pandang, bukan dijadikan rujukan semua tingkah laku dan perbuatan. Sudahlah, ngaku saja dan tidak usah kebanyakan dalih.

Sebagai orang yang masih kritis terhadap Pancasila saya ingin menagih bukti terhadap sila kelima Pancasila yang kalau saya tidak salah berbunyi Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


Baca selengkapnya… »

Tags:

Free Blogger Template

Moh Arif Widarto adalah bloger yang mengalami krisis identitas karena tidak mau memilih satu dari dua platform blog yang paling populer. Oleh karenanya, dia mengelola blog ini untuk pengguna WordPress yang fanatik dan mendambakan kemudahan komentar dan WWW.Widarto.Net untuk bloger yang masih cinta Blogger dan menganggap commenting system di Blogger nggak masalah. Berkunjung ke sini atau ke sana sama saja isinya.