Di antara 38 partai politik yang akan memperebutkan suara pemilih secara nasional pada pemilu legislatif 9 April 2009 nanti, Partai GERINDRA merupakan partai yang benderanya paling laku. Setidaknya, hal ini terjadi di Kabupaten Tangerang di mana saya tinggal dan di seputaran Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon di daerah pemilihan saya. Yang saya maksud laku di sini bukannya bendera Partai GERINDRA paling banyak dibeli melainkan paling sering hilang dari tempatnya. Di beberapa tempat, paling lama bendera Partai GERINDRA bertahan dua minggu di tempat bendera itu dipasang. Setelahnya tidak ada lagi.
Ketika teman-teman dari Panongan dan Curug berbincang-bincang dengan saya tadi malam, di daerah Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, bahkan bendera Partai GERINDRA sudah tidak berada di tempatnya hanya dalam waktu dua jam. Ceritanya, anggota Partai GERINDRA sedang memasang bendera GERINDRA. Pada saat selesai, anggota Partai GERINDRA tersebut melewati tempat di mana bendera Partai GERINDRA di pasang pertama kali dan menemukan di tempat tersebut bendera sudah diturunkan oleh orang.
Saya hanya dapat mengatakan kepada teman-teman saya tersebut sebuah harapan agar bendera tersebut diambil oleh mereka yang menyukai Partai GERINDRA dan ingin memiliki bendera tersebut. Saya tidak mengatakan bahwa orang-orang dari partai politik lain yang merasa terancam dan tidak suka dengan Partai GERINDRA yang menurunkan bendera tersebut walaupun kemungkinan tersebut ada.
Saya punya pengalaman di mana bendera-bendera yang saya pasang di tempat yang tidak terlalu tinggi di sekitar rumah saya hanya bertahan satu minggu. Ternyata, menurut petugas keamanan yang berjaga di klaster saya, bendera tersebut diambil oleh anak-anak SD yang baru pulang sekolah dan dikibar-kibarkan sambil berlari.
Di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, lain lagi. Bendera Partai GERINDRA diambil oleh petani dan dibuat menjadi tas untuk dibawa ke sawah. Kami justru tersenyum ketika diceritai bahwa petani tersebut mendatangi rumah Ketua PAC Ciruas dan mengaku bahwa yang bersangkutan yang mengambil bendera Partai GERINDRA untuk dibuat tas dan dipakai ke sawah.
Akan tetapi, ada juga pengalaman bendera-bendera yang dipasang oleh anggota Partai GERINDRA di sekitar Taman Telaga Citra Raya telah hilang dan di tempat di mana tadinya bendera Partai GERINDRA dipasang telah diganti dengan bendera partai lain. Bendera partai politik yang mengadakan acara di Sports Club Citra Raya pada saat tersebut.
Saya selalu mengatakan kepada teman-teman agar pada saat memasang bendera jangan mengganggu bendera partai politik lain dan teman-teman dari Partai GERINDRA pun menyadari bahwa 38 partai politik yang telah lolos verifikasi faktual dan ikut pemilu 2009 memiliki hak yang sama untuk memasang bendera di tempat-tempat yang tidak terlarang. Contohnya, kami menganggap bahwa jalan raya dari gerbang Citra Raya sampai ke bundaran tiga termasuk jalan protokol sehingga Partai GERINDRA tidak memasang bendera di sepanjang ruas jalan tersebut walaupun partai politik dan caleg dari partai politik lain berebut tempat untuk memasang bendera, poster dan baligo. Apabila ditemukan bendera Partai GERINDRA di sekitar danau di bundaran air mancur Citra Raya, bendera yang bertuliskan nama caleg DPRD Kabupaten Tangerang, yang memasang bukan anggota Partai GERINDRA melainkan tim sukses seorang calon anggota DPD yang bekerjasama dengan caleg tersebut.
Ada cerita dari Kramatwatu bahwa bendera Partai GERINDRA yang dipasang di Jalan Raya Cilegon pasti akan hilang. Saya merasa prihatin mendengar informasi tersebut. Akan tetapi, apabila jalan tersebut merupakan tempat terlarang untuk memasang bendera, biarlah kami tidak usah memasang bendera di jalan tersebut.
Partai GERINDRA menghormati dan menghargai partai politik lain dengan tidak pernah mengganggu bendera atau atribut partai politik lain. Namun, hilangnya bendera-bendera Partai GERINDRA dari tempatnya, selain pelakunya orang yang suka dengan Partai GERINDRA atau anak-anak, juga ada indikasi dilakukan oleh anggota dari partai politik lain. Saya sangat mengharap agar para pengurus partai politik mengedepankan asas saling menghormati dan menghargai serta mengedepankan etika dalam berpolitik. Contohnya, marilah kita jangan saling menurunkan bendera atau atribut partai lain.
wah, saya salut dg pendapat mas arif yang bisa menyikapi lenyapnya bender gerindra dg penuh kearifan, tdk lantas marah2 dan mencurigai parpol lain yang telah mengambilnya, kalau para politisi memiliki siap seperti ini, suasana pra pemilu pasti cukup nyaman sehingga rakyat juga bisa hidup tenang.
sawali tuhusetya’s last blog post..Ujian Nasional: Haruskah Jadi Momok?
Terimakasih atas tanggapan yang menyejukkan, Pak Sawali. Seandainya semua orang dapat melakukan cara-cara dewasa dalam berpolitik, niscaya demokrasi itu akan menjadi indah. Namun, sebaliknya, apabila kekuatan otot yang dikedepankan, demokrasi bisa menjadi sangat menakutkan. Tinggal kita mau pilih yang mana. Nah, saya sendiri memilih demokrasi dengan kedewasaan politik agar demokrasi menjadi indah di negara kita tercinta ini.
saya caleg gerindra no 1 Dapil 6 kabupaten malang. Senang rasanya melihat tulisan anda dan saya belajar banyak dari itu semua.Saya harap kebersamaan ini bisa tetap terjaga.
Salam Indonesia Raya, Pak Unggul Nugroho!
Mudah-mudahan apa yang saya ceritakan di atas tidak terjadi di lingkungan Dapil Pak Unggul.
ANDAIKAN KITA BISA BELAJAR UNTUK HIDUP BERSAMA DAN SALING MENGHORMATI. WAHAI MANUSIA . . . KEPENTINGAN NEGERI INI LEBIH UTAMA DARI KEPENTINGAN GOLONGAN SAMPEYAN SEMUA. BILA NEGERI INI RUNTUH, MAKA SAMPEYAN JUGA RUNTUH!! KALAU KITA BISA BERSAMA MEMBANGUN TEMPAT TINGGAL (BACA: NEGERI INI) KITA KENAPA HARUS SALING MENJATUHKAN? TUNJUKKAN BAHWA SAMPEYAN ADALAH ORANG DEWASA YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAU MEMANG SAMPEYAN MEMANG GEMAR MEMBUAT KEKACAUAN? HENTIKAN, APAPUN ALASANNYA, APA YANG SAMPEYAN LAKUKAN, JANGAN KOTORI NEGERI INI PERBUATAN TERCELA, NEGERI KITA SUDAH BANYAK DITIMPA BENCANA. MARI KITA SELAMATKAN NEGERI KITA DARI KEBINASAAN SEBUAH BANGSA DAN NEGARA!! Caleg GERINDRA DPRD II No. Urut 5 Dapil 1 Kec. Kota, Kota Kediri.
Salam Indonesia Raya, Pak Hendro Laksono!
Mudah-mudahan semua partai mampu memberikan pendidikan kepada seluruh jajarannya di tingkat akar rumput agar mengedepankan prinsip kebersamaan dan kesalinghormatan dan dapat meletakkan kepengtingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Saya sangat sedih melihat kenyataan ini. Ternyata kita masih sangat jauh dari tempat berlabuh atau Allah akan berkehendak lain?
Alhamdulillah…
Beberapa hari hari menjelang 9 April 2009, saya berhasil mendapatkan blog mas Arif ini. Sehingga semakin bertambah keyakinan saya, bahwa pilihan saya ini tidak salah.
Ada yang ingin saya tanyakan kepada mas Arif.
Kebetulan saya berdomisili di Desa Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang Selatan. Dimana alamat PAC dan PR Partai Gerindra untuk wilayah domisili saya?
Ingin rasanya berkumpul dengan rekan-rekan lainnya yang memiliki komitmen yang sama. Saya sudah mendaftar di Pendaftaran Online yang ada di FB Bapak Prabowo. Dan sudah mendapatkan kartu anggotanya. Tetapi sampai saat ini, saya hanya dapat berbagi komitmen saya kepada Partai Gerindra dengan keluarga saya sendiri dan trekan-rekan di kantor. Sedangkan untuk di lingkungan saya berdomisili, saya belum mampu untuk mengumpulkan keberanian.
Mungkin dengan bersama-sama rekan-rekan di PAC dan/atau PR saya akan lebih dapat banyak belajar.
Salam Indonesia Raya,
Indrayana MB.
Note: Saya juga sudah add mas Arif di FB, mohon agar dapat di approve…. Terima kasih
Assalamu alaikum
mas arif, menurut perhitungan sampai tingkat KPU Kab Malang Alhamdulillah saya lolos. terima kasih atas semua doa dan dukungannya selama ini. Kedepan mohon bantuan saran kritik dan petunjuknya ya mas. Sampeyan gimana kabarnya???
Wa’alaikum salaam Mas Unggul Nugroho,
Saya ucapkan selamat kepada Mas Unggul Nugroho. Semoga dapat menjadi anggota dewan yang amanah dan mampu mengimplementasikan visi dan misi partai dalam bekerja.
mas arif saya ingin tau dimana alamat tim kemenangan mega-pro???saya ingin membantu secara sukarela…go freedom