Fertob Menetap di Sorong
October 1, 2008 | Dibaca 9 kali
Saya yakin teman-teman bloger masih ingat dengan Fertob, teman sekolah saya di SMA Taruna Nusantara Magelang yang memiliki blog bertema psikologi, yang menggunakan nick name Pyrrho. Nama aslinya Ferry Tobing.
Pada saat masih menjadi calon siswa, kami yang berasal dari Yogyakarta ditempatkan di Graha VII bersama dengan teman-teman dari Palembang, Riau, Sumatera Utara, dan Irian Jaya. Yang berasal dari Panitia Daerah Irian Jaya adalah Agustinus Wahyudi, Ferry Tobing, Ikhlas Putro Wasono, dan Yudi Iskandar. Ada lagi Jermias Rontini, Erick Kadir Sully dan Johny Edison Isir, para putra asli Irian Jaya yang tidak masuk Graha VII pada saat casis. Pada saat kelas I, Agustinus Wahyudi dan Jermias Rontini yang menjadi teman sekelas saya. Ferry Tobing yang jenius masuk ke kelas lain bersama jenius-jenius yang lain.
Pada saat naik ke kelas II, Ferry Tobing masuk ke jurusan A1 (Fisika) bersama Yudi Iskandar dan Johny Edison Isir (yang terakhir ini saya agak lupa). Agustinus Wahyudi masuk jurusan A2 (Biologi) bersama saya. Jermias Rontini, Erick Kadir Sully dan Ikhlas Putro Wasono masuk ke jurusan A3 (IPS).
Lulus dari SMA, Ferry Tobing saya dengar masuk STAN. Agustinus Wahyudi masuk Teknik Elektro UGM. Yudi Iskandar saya lupa ke UI atau ITB. Empat yang lain, Jermias Rontini, Erick Kadir Sully, Johny Edison Isir dan Iklhas Putro Wasono melanjutkan ke Akademi Kepolisian. Saat ini, keempatnya telah berpangkat Komisaris Polisi (setingkat Mayor). Dalam perjalanan selanjutnya saya dengar Ferry Tobing keluar dari STAN dan kuliah di Psikologi UI.
Jujur saja, sejak lulus SMA pada tahun 1993 sampai saat ini saya belum pernah lagi bertemu dengan Ferry Tobing. Saya menemukan jejak Ferry Tobing di blogosfer melalui blognya yang di Friendster. Setelah itu barulah Ferry Tobing membuka blog di http://fertobhades.wordpress.com. Ferry Tobing saat itu tinggal di Depok. Saya ingin bertemu dengannya tetapi nampaknya Ferry Tobing memang kurang suka bertemu orang seperti yang pernah ditulisnya sendiri.
Saat mendapat kabar bahwa Ferry Tobing akan pulang dan menetap di Sorong, saya menggagas acara Kopdar dengan Fertob. Chika saya mintai tolong untuk menentukan tempat kopi darat. Acara itu jadi dilaksanakan pada 15 Juni 2008 (seingat saya) bertempat di Monumen Nasional (Monas). Saya sendiri malah tidak bisa hadir karena mendadak harus pulang ke Sleman karena ibu saya sakit dan masuk rumah sakit. Akan tetapi, saya tetap gembira karena para penggemar Fertob dapat bertemu dengan Fertob yang irit bicara itu.
Blog Fertob sendiri posting terakhir tertanggal 1 Juli 2008 dan sampai saat ini belum ada update terbaru.
Alhamdulillah, hari ini saya mendapat kontak dari Ferry Tobing. Dia memberi ucapan selamat Idul Fitri dengan nomor baru. Saya kemudian smsian dengan Fertob. Ia mengabarkan bahwa saat ini ia sudah menetap di Sorong untuk meneruskan usaha keluarga. Ketika saya tanyakan mengenai blognya, Fertob mengatakan bahwa blognya error. Dia tidak bisa posting. Fertob sudah melaporkan kepada Matt tetapi sampai saat ini dia masih tetap belum bisa posting.
Fertob titip salam buat teman-teman bloger sekalian. Apabila ada di antara teman-teman yang rindu dengan Fertob dan ingin berkomunikasi, silakan sms saya. Saya akan informasikan nomor baru Fertob. Tidak punya nomer ponsel saya? Silakan email saya. Tidak tahu email saya? Silakan gunakan formulir kontak di blog ini dan informasikan nomor ponsel Anda.
Artikel Terkait
3 Responses to “Fertob Menetap di Sorong”
Got something to say?



wow.. fertob..
irit bicara tapi penuh makna.
dia masuk STAN bareng aku tapi aku gak kenal. meski banyak temen satu angkatan STAN yang masih ingat dan mengenalnya. aku malah dia kenal gara-gara blog
japri nomor hapenya ya kang.
oh ya .. selamat idul fitri, mohon maap lahir batin.
Artikel terakhir nindityo: Ikatkan Sehelai Pita Kuning Bagiku
[Reply]
bang fertob juga sms ke saya. semoga bang fertob bisa kembali menulis blog…
[Reply]
bang fertob pernah komen di blog saya setelah di Sorong. saya juga merasa kehilangan juga kang…
Artikel terakhir itikkecil: I did that for what?
[Reply]