Pejabat Busuk Punya Banyak Nomor HP
August 14, 2008 | Dibaca 16 kali
Sepak terjang KPK dalam memberantas korupsi yang dengan kewenangannya dapat menyadap nomor telepon siapa pun telah membuat banyak pejabat dan politisi busuk terperangah. Penangkapan Al Amin Nasution dan Bulyan Royan merupakan hasil pengincaran dan penyadapan. Penangkapan Jaksa Urip dan Mama Ayin juga merupakan hasil penyadapan telpon. Sayang sepertinya sosok di balik Mama Ayin merupakan sosok yang (sepertinya) dilindungi — paling tidak untuk saat ini — sehingga tidak terlalu dikejar di pengadilan.
Keberhasilan KPK mengungkap kebusukan-kebusukan yang disimpan rapat-rapat oleh politisi dan pejabat busuk melalui penyadapan telah membuat politisi dan pejabat busuk rame-rame mengakuisisi nomor telepon baru. Sudah tidak asing lagi bahwa banyak pejabat yang membawa nomor telepon yang tidak didaftarkan ke operator menggunakan namanya sendiri melainkan nama orang lain.
Pejabat-pejabat itu menggunakan nomor yang terdaftar atas namanya untuk urusan dinas dan urusan yang lurus-lurus saja. Sedangkan, nomor yang terdaftar bukan menggunakan namanya sendiri dipergunakan untuk keperluan “bisnis”.
Politisi dan pejabat yang lurus tentu tidak akan pusing dan menggunakan nomor yang didaftarkan atas nama orang lain. Agar tidak terlalu mengganggu mungkin ponselnya dipegang oleh sekretaris atau staf pribadinya. Memang bisa terganggu? Oh ya tentu. Bahkan yang bukan pejabat saja sering ditelpon oleh agen KTA, sales kartu kredit, sales asuransi dan Manajer Investasi Forex. Apalagi yang pejabat atau anggota parlemen. Mungkin lebih dahsyat lagi telepon yang masuk, termasuk yang nawarin uang haram atau perempuan.
Akan tetapi, coba lihat pejabat atau politisi kenalan Anda. Apakah mereka hanya menggunakan nomor telepon yang terdaftar ke operator atas namanya atau menggunakan nomor telepon atas nama orang lain? Percayalah bahwa mereka yang menggunakan nomor telepon selular yang terdaftar atas nama orang lain adalah pejabat atau politisi busuk.
Artikel Terkait
7 Responses to “Pejabat Busuk Punya Banyak Nomor HP”
Got something to say?



wah…saya ndak kenal pejabat n politisi pun. tapi sampeyan ndak seperti itu kan mas? *berharap*
[Reply]
Kalau lihat disekeliling kita kebanyakan punya lebih dari satu hp, itupun bukan pejabat bang kalau pejabat sy yakin lebih banyak lagi apalagi yang busuk….salam
[Reply]
saya tidak terkejut kalau para koruptor punya banyak hp, mas arif. mereka sudah banyak belajar ttg cara korupsi yang jitu, kok, hehehehe
kayaknya antara kpk dan para koruptor tengah beradu strategi nih.
[Reply]
lha yang ngajarin si JK… masih inget komentarnya… kalau mau korupsi harus punya tujuh HP
[Reply]
bang, yang saya tahu, biasanya di balik kartu nama si pejabat, atau istri/suami sang pejabat, selalu ada nomer rekening bank nya….
kira2 untuk apa ya?
[Reply]
kebusukan seseorang biasanya akan berakhir dengan sendirinya bahkan bisa berakhir dengan perantara kawan bisnis maupun kerabat kerja.
Lihatlah kisah penjagal dari Jombang …. walaupun permainan pembunuhannya sangat rapi akhirnya ketangkap juga .. ha ha ha … biarkan mereka berbuat busuk nantikahn mati sendiri …. he he he
[Reply]
Kata si Pejabat busuk, ‘tunggu tanggal maennya kang’
[Reply]