<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Indonesia Untuk Indonesia</title>
	<atom:link href="http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 04:00:12 -0500</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Jadi, Masih Perlukah Anggota DPR Incumbent Dipertahankan? : Moh Arif Widarto</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/comment-page-1/#comment-1036</link>
		<dc:creator>Jadi, Masih Perlukah Anggota DPR Incumbent Dipertahankan? : Moh Arif Widarto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 12:56:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/#comment-1036</guid>
		<description>[...] Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon, gantilah anggota DPR dengan saya. Saya memiliki visi Indonesia Untuk Indonesia. Untuk yang malas membuka taut ke visi saya itu, di bawah saya berikan garis besarnya: Visi [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon, gantilah anggota DPR dengan saya. Saya memiliki visi Indonesia Untuk Indonesia. Untuk yang malas membuka taut ke visi saya itu, di bawah saya berikan garis besarnya: Visi [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kunderemp An-Narkaulipsiy</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/comment-page-1/#comment-1035</link>
		<dc:creator>Kunderemp An-Narkaulipsiy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 03:09:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/#comment-1035</guid>
		<description>Jadi ingat pertanyaan saya di blog-nya Nenda/Calupict
http://aruta.wordpress.com/2008/07/14/rizal-mallarangeng-dan-platform-seorang-calon-presiden/

Saya kutip lagi, pertanyaan saya:
&lt;blockquote&gt;Seandainya harga daging di Indonesia naik, apakah kandidat akan memilih menjamin daya beli masyarakat terhadap daging dengan mengimpor daging dari luar untuk menurunkan harga atau membiarkan harga tersebut untuk menyejahterakan peternak?&lt;/blockquote&gt;

Dan kalau saya lihat tulisan Mas Arif:
&lt;blockquote&gt;Pengejawantahan kedua dari visi itu adalah mencintai produksi dalam negeri. Sungguh mengherankan, sebagai negara agraris penghasil buah-buahan tetapi negeri kita dibanjiri buah-buahan yang berasal dari luar negeri. Jumlah impor buah kita pertahunnya mencapai USD 290 juta. Buah-buahan yang diimpor itu, sayangnya, bukan buah yang memang tidak tersedia di Indonesia. Banyak buah yang diproduksi oleh petani kita ini tidak laku karena dibanjiri produk identik dari negara lain. Praktek impor yang membunuh petani dalam negeri seperti itu harus dikoreksi. Kita harus makmur bersama. Bukan sebagian makmur meninggalkan yang lainnya. Masih di sektor yang sama, petani gula kita menjerit karena Departemen Perdagangan kita mengijinkan impor gula yang membunuh produsen tebu nasional. Impor tentu saja diperbolehkan apabila tujuannya adalah untuk menutup kekurangan produksi. Akan tetapi, impor yang membunuh produsen dalam negeri tidak boleh diteruskan.&lt;/blockquote&gt;

Koreksi bila saya salah,
yang saya tangkap dari perkataan Mas Arif (bolehkan saya anggap juga merupakan jalan pikiran Partai Gerindra? ) adalah
bila harga pangan (entah daging, entah beras) naik maka bukan berarti keran import dibuka. Keran import baru dibuka bila ada kelangkaan pangan.

Benarkah apa yag saya tangkap?

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Artikel terakhir Kunderemp An-Narkaulipsiy: &lt;a href=&quot;http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/2008/11/kopi-abbysinia.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kopi Abbysinia...&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi ingat pertanyaan saya di blog-nya Nenda/Calupict<br />
<a href="http://aruta.wordpress.com/2008/07/14/rizal-mallarangeng-dan-platform-seorang-calon-presiden/" rel="nofollow">http://aruta.wordpress.com/2008/07/14/rizal-mallarangeng-dan-platform-seorang-calon-presiden/</a></p>
<p>Saya kutip lagi, pertanyaan saya:</p>
<blockquote><p>Seandainya harga daging di Indonesia naik, apakah kandidat akan memilih menjamin daya beli masyarakat terhadap daging dengan mengimpor daging dari luar untuk menurunkan harga atau membiarkan harga tersebut untuk menyejahterakan peternak?</p></blockquote>
<p>Dan kalau saya lihat tulisan Mas Arif:</p>
<blockquote><p>Pengejawantahan kedua dari visi itu adalah mencintai produksi dalam negeri. Sungguh mengherankan, sebagai negara agraris penghasil buah-buahan tetapi negeri kita dibanjiri buah-buahan yang berasal dari luar negeri. Jumlah impor buah kita pertahunnya mencapai USD 290 juta. Buah-buahan yang diimpor itu, sayangnya, bukan buah yang memang tidak tersedia di Indonesia. Banyak buah yang diproduksi oleh petani kita ini tidak laku karena dibanjiri produk identik dari negara lain. Praktek impor yang membunuh petani dalam negeri seperti itu harus dikoreksi. Kita harus makmur bersama. Bukan sebagian makmur meninggalkan yang lainnya. Masih di sektor yang sama, petani gula kita menjerit karena Departemen Perdagangan kita mengijinkan impor gula yang membunuh produsen tebu nasional. Impor tentu saja diperbolehkan apabila tujuannya adalah untuk menutup kekurangan produksi. Akan tetapi, impor yang membunuh produsen dalam negeri tidak boleh diteruskan.</p></blockquote>
<p>Koreksi bila saya salah,<br />
yang saya tangkap dari perkataan Mas Arif (bolehkan saya anggap juga merupakan jalan pikiran Partai Gerindra? ) adalah<br />
bila harga pangan (entah daging, entah beras) naik maka bukan berarti keran import dibuka. Keran import baru dibuka bila ada kelangkaan pangan.</p>
<p>Benarkah apa yag saya tangkap?</p>
<p><abbr><em><abbr><em>Artikel terakhir Kunderemp An-Narkaulipsiy: <a href="http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/2008/11/kopi-abbysinia.html" rel="nofollow">Kopi Abbysinia&#8230;</a></em></abbr></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BangunBanten.Com &#187; Blog Archive &#187; Caleg DPR RI Bukannya Bagi-bagi Duit Malah Membuka Rekening Sumbangan</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/comment-page-1/#comment-1034</link>
		<dc:creator>BangunBanten.Com &#187; Blog Archive &#187; Caleg DPR RI Bukannya Bagi-bagi Duit Malah Membuka Rekening Sumbangan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 03:42:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/#comment-1034</guid>
		<description>[...] perjuangan saya sudah saya sampaikan melalui visi Indonesia untuk Indonesia. Sebagai patriot, saya ingin memiliki sebuah negara yang memiliki harkat dan martabat. Saya sangat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] perjuangan saya sudah saya sampaikan melalui visi Indonesia untuk Indonesia. Sebagai patriot, saya ingin memiliki sebuah negara yang memiliki harkat dan martabat. Saya sangat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Caleg DPR RI Bukannya Bagi-bagi Duit Malah Membuka Rekening Sumbangan &#124; Moh Arif Widarto</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/comment-page-1/#comment-1033</link>
		<dc:creator>Caleg DPR RI Bukannya Bagi-bagi Duit Malah Membuka Rekening Sumbangan &#124; Moh Arif Widarto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 11:39:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/#comment-1033</guid>
		<description>[...] perjuangan saya sudah saya sampaikan melalui visi Indonesia untuk Indonesia. Sebagai patriot, saya ingin memiliki sebuah negara yang memiliki harkat dan martabat. Saya sangat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] perjuangan saya sudah saya sampaikan melalui visi Indonesia untuk Indonesia. Sebagai patriot, saya ingin memiliki sebuah negara yang memiliki harkat dan martabat. Saya sangat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Saya Tidak Rela Indonesia Dikuasai Singapura &#124; Moh Arif Widarto</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/comment-page-1/#comment-1032</link>
		<dc:creator>Saya Tidak Rela Indonesia Dikuasai Singapura &#124; Moh Arif Widarto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 09:33:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/#comment-1032</guid>
		<description>[...] Sungguh, saya tidak rela. Bagaimana pun caranya, kita harus mengambil kembali aset-aset kita yang sudah dikuasai oleh asing. Kita harus membuat peraturan di mana asing hanya boleh menguasai maksimal 10% saja kepemilikan di perusahaan-perusahaan kita. Kita harus melarang kepemilikan silang oleh pihak asing di perusahaan-perusahaan kita. Indonesia harus untuk Indonesia. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sungguh, saya tidak rela. Bagaimana pun caranya, kita harus mengambil kembali aset-aset kita yang sudah dikuasai oleh asing. Kita harus membuat peraturan di mana asing hanya boleh menguasai maksimal 10% saja kepemilikan di perusahaan-perusahaan kita. Kita harus melarang kepemilikan silang oleh pihak asing di perusahaan-perusahaan kita. Indonesia harus untuk Indonesia. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arif</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/comment-page-1/#comment-1031</link>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 05:29:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/#comment-1031</guid>
		<description>@AHA:
Usul saya, sebaiknya Mas Arif Hartono jangan golput. Kalau belum percaya dengan calon wakil yang maju, mending maju sendiri jadi calon. Seperti saya ini :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@AHA:<br />
Usul saya, sebaiknya Mas Arif Hartono jangan golput. Kalau belum percaya dengan calon wakil yang maju, mending maju sendiri jadi calon. Seperti saya ini <img src='http://moharifwidarto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: AHA</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/comment-page-1/#comment-1030</link>
		<dc:creator>AHA</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 05:17:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/08/indonesia-untuk-indonesia-2/#comment-1030</guid>
		<description>sampai saat ini saya masih golput bos.... males</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sampai saat ini saya masih golput bos&#8230;. males</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
