Muhaimin Iskandar Lebih Kuat dari Gus Dur, Habib Rizieq Dilamar PPP

June 12, 2008 | Dibaca 15 kali

PN Jakarta Selatan memenangkan gugatan PKB kubu Muhaimin Iskandar terhadap kubu Gus Dur. Kita semua tahu bahwa Cak Imin diberhentikan sementara dari jabatan Ketua Umum PKB oleh kubu Gus Dur. Selain memenangkan gugatan Muhaimin Iskandar, PN Jakarta Selatan juga memenangkan gugatan Lukman Eddy yang diberhentikan dari jabatan Sekjen dan digantikan dengan Yenny Wahid.

Konflik di PKB bukan barang baru. Kita dulu ingat konflik Gus Dur + Muhaimin VS Alwi Shihab + Syaifullah yusuf. Terhadap konflik itu, MA memenangkan kubu Alwi Shihab tetapi secara politik kubu Alwi kalah sehingga Alwi tersingkir dan Muhaimin menguasai PKB. Babak selanjutnya adalah konflik yang akhirnya menyingkirkan Gus Ipul dari PKB. Selain tersingkir dari PKB, Gus Ipul juga dipaksa kehilangan kursi Menteri Pengentasan Daerah Tertinggal. Yang paling gres tentunya konflik kubu Gus Dur dengan Muhaimin Iskandar. Entah apa lagi agenda Gus Dur, nampaknya semua yang dulu didukungnya juga merupakan orang yang akan ditendangnya. Alwi Shihab dulu didukung lalu ditendang. Muhaimin yang didukung ketika menendang Alwi, ditendang juga oleh Gus Dur. Saya takut, jangan-jangan Gus Dur menendang Cak Imin karena Gus Dur masih ingin maju sebagai calon RI-1 pada pemilu 2009 yang akan datang. Bukankah Cak Imin sudah diisukan akan dimajukan sebagai cawapres? Tentu rawan bagi PKB yang belum besar kalau harus terbelah untuk mengusung capres dan cawapres sekaligus.

Berbeda dari Alwi Shihab yang memiliki dukungan kurang kuat, Cak Imin ini masih memiliki dukungan kuat dari internal PKB. Para kyai pun mendukung Cak Imin. Dengan demikian, akan sulit bagi kubu Gus Dur untuk mengabaikan putusan PN Jakarta Selatan sebagaimana dulu kubu Gus Dur - Muhaimin mengabaikan putusan MA yang memenangkan Alwi Shihab. Dalam kaca mata ini, saya melihat Cak Imin kali ini lebih kuat dari Gus Dur. Apalagi tingkah yang akan dipertontonkan kubu Gus Dur, kita tunggu saja beritanya mulai besok.

Di atas itu tentang PKB. Kita sekarang bicara tentang Habib Rizieq Shihab. Tokoh sentral FPI itu meskipun berada dalam tahanan Polda Metro Jaya tetapi tetap memiliki pengaruh yang luar biasa. Buktinya, PPP melamarnya untuk dijadikan caleg PPP pada pemilu 2009 yang akan datang.

PPP kali ini saya nilai cukup jeli. Selain gemar menyambangi tempat maksiyat, FPI pada drama kenaikan harga BBM kali ini termasuk ormas yang gencar melakukan demo anti kenaikan harga BBM. Saat kejadian Monas pada 1 Juni 2008 yang lalu, FPI sebenarnya sedang demo anti kenaikan harga BBM bersama HTI. Okelah musuh FPI menguasai media masa dan mendominasi penciptaan opini di sana. Akan tetapi, saya yakin umat Islam yang anti Ahmadiyah lebih banyak daripada yang pro Ahmadiyah. PPP ingin menarik simpati golongan itu, yang semestinya juga bersimpati kepada Habib Rizieq Shihab. Lamaran PPP kepada Habib Rizieq Shihab juga merupakan pengakuan dari kalangan politik bahwa Habib Rizieq Shihab memiliki basis massa yang cukup besar. Selain yang berpartisipasi aktif dalam FPI, para simpatisan diamnya tentu jumlahnya lebih banyak.

AKKBB yang merupakan lawan FPI tidak memiliki basis masa militan seperti FPI tetapi menguasai media. Penciptaan opini melalui media hanya meracuni otak, bukan meracuni hati. Berbeda dengan simpati yang datangnya dari dalam hati. Kita lihat saja, apakah opini yang diciptakan melalui media massa yang akan menang atau simpati tulus dari dalam hati. Yang pasti, umat Islam yang keblinger dan tidak mengakui MUI jumlahnya lebih sedikit dari yang masih ndalan pada MUI.

Artikel Terkait

  • Tidak Ada Artikel Terkait

10 Responses to “Muhaimin Iskandar Lebih Kuat dari Gus Dur, Habib Rizieq Dilamar PPP”

  1. pro djblogger on June 12th, 2008 10:19 pm

    ngompol (ngomong politik) makin segar dengan ulah orang 2 seperti gusdur dan habib riziq, makanya dipelihara terus biar ramai media ha ha ha ha

    [Reply]

  2. ulan on June 13th, 2008 1:27 am

    waduh nih orang-orang tua yang merasa muda, mending aku nyampah aja deh..
    mohon ijin nyampah.. hehehhe

    [Reply]

  3. achoey sang khilaf on June 13th, 2008 7:12 am

    Bener2 PPP jeli.
    Makin hari main banyak orang simpati pada Habib Rizieq

    [Reply]

  4. chodirin on June 13th, 2008 8:01 am

    dagelan politikus cuman bikin geleng2 kepala.

    [Reply]

  5. ndarualqaz on June 13th, 2008 1:29 pm

    bakal panas - bakal panas…

    wah … moga aja Pak Rizieq mau, bisa jadi penyimbang kekuasaan bersama PKS…

    [Reply]

  6. chodirin on June 13th, 2008 5:17 pm

    masalahnya PPP itu dah terlanjur kelihatan busuknya. coba lihat Al-Amin..awal2nya berusaha dibela n ditutupi2 sama PPP. trus pas anggota dewan dari PPP datang ke KPK, kelakuannya juga bagak banget. petugas pengaman KPK dihardiknya. dah jadi preman senayan.

    [Reply]

  7. semelekethe on June 14th, 2008 6:07 pm

    Wah kalau udah ada tulisan gini…aku mau nulis apa ya…
    Terus aku juga milih mana ya…Cak Imin,Gus Dur,Habib ….pusing and geleng geleng kepala nih akibat puyeng…
    Ah..nyampah aja eeeuuy..

    [Reply]

  8. FAD on June 14th, 2008 6:09 pm

    Enggak ikut ikutan aja lah..Cari duit untuk nutup biaya bensin.

    [Reply]

  9. sawali tuhusetya on June 15th, 2008 12:11 pm

    speechless!!!

    [Reply]

  10. wijaya on August 3rd, 2008 5:17 am

    kok aneh, orang macam risieq itu dipinang, apa gedung legesnatif tdk hancur kalau dia terpilih? berpikir cemerlang donk, bangsa ini berdemokrasi dan berbudaya, jalan damai itu utama, bukan brutal, sita minuman lalu mabuk sendiri minum2 di jalan, tangkap maksiat lalu dimaksiatin, banyak lagi. bagi yang ingin gandeng itu risieq artinya orang gendeng tdk punya masa, menginginkan body guard yang berani bila berbanyak, berpikir, berpikir!!!!!!!!

    [Reply]

Got something to say?