<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jangan Pernah Menyerah</title>
	<atom:link href="http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 14:33:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: edratna</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-733</link>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 12:05:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-733</guid>
		<description>Jangan pernah menyerah...tetap berjuang selama masih ada kesempatan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan pernah menyerah&#8230;tetap berjuang selama masih ada kesempatan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: LPLPX.COM &#187; Blog Archive &#187; Three Lessons from Euro 2008</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-732</link>
		<dc:creator>LPLPX.COM &#187; Blog Archive &#187; Three Lessons from Euro 2008</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 14:03:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-732</guid>
		<description>[...] Never give up. Turkey turned the Czech world upside down when they got the last two goals from Nihat Kahveci. Their spirit still burned until the last minutes. Yes, it was maybe has something to do with a little bit of luck as well, but if you didn&#8217;t try with all your efforts, how can everyone else knew that you&#8217;re worth it? [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Never give up. Turkey turned the Czech world upside down when they got the last two goals from Nihat Kahveci. Their spirit still burned until the last minutes. Yes, it was maybe has something to do with a little bit of luck as well, but if you didn&#8217;t try with all your efforts, how can everyone else knew that you&#8217;re worth it? [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nengbiker</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-731</link>
		<dc:creator>nengbiker</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 13:52:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-731</guid>
		<description>pake taruhan ngga?  :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pake taruhan ngga?  <img src='http://moharifwidarto.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imsuryawan</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-738</link>
		<dc:creator>imsuryawan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 05:31:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-738</guid>
		<description>apapun memang bisa jadi inspirasi tulisan di blog termasuk euro ya pak! :D Nice post!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apapun memang bisa jadi inspirasi tulisan di blog termasuk euro ya pak! <img src='http://moharifwidarto.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Nice post!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: itikkecil</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-737</link>
		<dc:creator>itikkecil</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 04:40:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-737</guid>
		<description>Italia kalah....
*nangis guling-guling*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Italia kalah&#8230;.<br />
*nangis guling-guling*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zoel</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-736</link>
		<dc:creator>zoel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 03:04:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-736</guid>
		<description>yup bener banget,,, jangan pernah menyerah,,, selalu berusaha maksimal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yup bener banget,,, jangan pernah menyerah,,, selalu berusaha maksimal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arif</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-735</link>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 15:26:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-735</guid>
		<description>Mungkin soal pilihan ganda untuk membantu mempercepat pengoreksian jawaban peserta ujian, Pak. Kalau soal essai, memeriksa jawabannya kan tidak bisa pakai komputer.

Sayangnya, karena semua orang mengejar hasil UN, semua kegiatan ya hanya ditujukan untuk hajatan UN itu. Anak-anak disekolahkan bukan untuk menuntut ilmu melainkan lulus UN. Akibatnya, peserta ajar tidak memahami konsep ilmu pengetahuan. Dalam mengerjakan soal mereka diajari jembatan keledai tanpa memahami konsep yang sebenarnya.

Tapi optimislah, Pak, para pengambil kebijakan itu kan tidak menjabat selemanya. Mereka akan diganti pejabat-pejabat baru. Nah, mudah-mudahan pejabat baru bisa mewujudkan aspirasi Pak Sawali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin soal pilihan ganda untuk membantu mempercepat pengoreksian jawaban peserta ujian, Pak. Kalau soal essai, memeriksa jawabannya kan tidak bisa pakai komputer.</p>
<p>Sayangnya, karena semua orang mengejar hasil UN, semua kegiatan ya hanya ditujukan untuk hajatan UN itu. Anak-anak disekolahkan bukan untuk menuntut ilmu melainkan lulus UN. Akibatnya, peserta ajar tidak memahami konsep ilmu pengetahuan. Dalam mengerjakan soal mereka diajari jembatan keledai tanpa memahami konsep yang sebenarnya.</p>
<p>Tapi optimislah, Pak, para pengambil kebijakan itu kan tidak menjabat selemanya. Mereka akan diganti pejabat-pejabat baru. Nah, mudah-mudahan pejabat baru bisa mewujudkan aspirasi Pak Sawali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sawali tuhusetya</title>
		<link>http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-734</link>
		<dc:creator>sawali tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 15:01:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/06/jangan-pernah-menyerah/#comment-734</guid>
		<description>betul, mas arif, turki dan rusia merupakan contoh perhelatan yang nyata, betapa ungkapan itu bener2 memberikan pengalaman berharga buat publik. saya juga ndak menyangka, belanda yang tampil perkasa, justru hancur di perdelapan final oleh rusia yang selama ini dipandang sebelah mata. terkepas dari faktor gus hindink yang sama2 dari londo, yang pasti rusia memang layak menang. demikian juga dengan turki. croasia dibikin babak-belur juga karena sikap pantang menyerah dari tim turki. nah, kaitannya dng mutu pendidikan nasional, memang saya masih bisa optimis, mas arif. tapi optimisme itu muncul jika diimbangi dengan kebijakan para pengambil keputusan yang mampu memngakomodasi masukan dari para pakar dan pengamat pendidikan. telah terjadi pencitraan yang salah terhadap UN. UN dianggap sebagai penentu mutu pendidikan sehingga kriteria kelulusan didongkrak dari tahun ke tahun. dengan model soal pilihan ganda seperti itu, saya justru kasihan dengan anak2 cerdas yang telah jadi korban. kalau memang un masih akan dipertahankan, sebaiknya diperbaiki peraturan, sistem, dan teknis pelaksanaannya. Jadikan UN sebagai alat pemetaan mutu pendidikan dengan menggunakan soal-soal yang mendekati tingkat validitas yang bagus. hal ini juga dimaksudkan utk menghindari kesenjangan mutu antardaerah yang semakin melebar. tapi, saya juga masih optimis kalau pada saatnya nanti dunia pendidikan kita akan maju dan sanggup menghasilkan generasi masa depan berotak berilian, bermoral, dan berakhlak mulia. hehehehe :grin:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul, mas arif, turki dan rusia merupakan contoh perhelatan yang nyata, betapa ungkapan itu bener2 memberikan pengalaman berharga buat publik. saya juga ndak menyangka, belanda yang tampil perkasa, justru hancur di perdelapan final oleh rusia yang selama ini dipandang sebelah mata. terkepas dari faktor gus hindink yang sama2 dari londo, yang pasti rusia memang layak menang. demikian juga dengan turki. croasia dibikin babak-belur juga karena sikap pantang menyerah dari tim turki. nah, kaitannya dng mutu pendidikan nasional, memang saya masih bisa optimis, mas arif. tapi optimisme itu muncul jika diimbangi dengan kebijakan para pengambil keputusan yang mampu memngakomodasi masukan dari para pakar dan pengamat pendidikan. telah terjadi pencitraan yang salah terhadap UN. UN dianggap sebagai penentu mutu pendidikan sehingga kriteria kelulusan didongkrak dari tahun ke tahun. dengan model soal pilihan ganda seperti itu, saya justru kasihan dengan anak2 cerdas yang telah jadi korban. kalau memang un masih akan dipertahankan, sebaiknya diperbaiki peraturan, sistem, dan teknis pelaksanaannya. Jadikan UN sebagai alat pemetaan mutu pendidikan dengan menggunakan soal-soal yang mendekati tingkat validitas yang bagus. hal ini juga dimaksudkan utk menghindari kesenjangan mutu antardaerah yang semakin melebar. tapi, saya juga masih optimis kalau pada saatnya nanti dunia pendidikan kita akan maju dan sanggup menghasilkan generasi masa depan berotak berilian, bermoral, dan berakhlak mulia. hehehehe <img src='http://moharifwidarto.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
