- edensor - Hanya Sebuah Buku Harian?

May 18, 2008

image Menyusul khatamnya Sang Pemimpi saya juga khatam membaca edensor hari ini. Namun sayang seribu sayang saya merasakan grafik kepuasan saya menurun membaca edensor ini. Lebih rendah dari Sang Pemimpi yang nilai kepuasan saya telah lebih rendah dari Laskar Pelangi. Kalau digambarkan grafik kepuasan saya menurun dari LP ke SP dilanjutkan turun lagi dari SP ke edensor.

Berbeda dengan Laskar Pelangi — terlepas dari saya merasa bodoh — membaca edensor tidak memberi sensasi rasa seperti yang diberikan oleh Laskar Pelangi. Edensor saya rasakan datar saja dan membacanya hanya berasa seperti membaca sebuah buku harian.

Read more

Sang Pemimpi Membuat Saya Kembali Bermimpi

May 17, 2008

image Berbeda dengan Laskar Pelangi yang membuat saya menjadi bodoh, Sang Pemimpi sudah mampu membuat saya menjadi manusia rata-rata. Saya tidak bodoh dan tidak pintar dan keadaan itu cukuplah untuk membantu saya menikmati cerita dalam Sang Pemimpi dengan lebih baik.

Cerita yang disuguhkan dalam Sang Pemimpi sangat manusiawi dan saya kira banyak contohnya yang terjadi di dunia nyata. Saya kira Andrea Hirata mampu menyampaikan dengan sempurna pesan bagi pembacanya untuk berani bermimpi.

Sudah banyak orang yang menyampaikan bahwa pencapaian-pencapaian luar biasa yang berhasil dicatatkan oleh umat manusia berasal dari mimpi yang dibuat. Tentu kita harus memandang mimpi di sini sebagai cita-cita. Bukan mimpi yang menjadi bunga tidur kita. Andrea Hirata menyampaikan pesan untuk berani bermimpi itu dengan kemampuan bertuturnya yang apik dan dengan contoh yang sangat menggugah. Tokoh Arai yang telah menjadi yatim piatu sejak kecil justru menjadi tokoh yang mengajarkan kepada Ikal untuk terus bermimpi. Sungguh sangat membangkitkan semangat ketika Arai menasehati Ikal ketika Ikal melorot drastis rankingnya.

“Biar kau tahu, Kal, orang seperti kita tak punya apa-apa kecuali semangat dan mimpi-mimpi, dan kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi-mimpi itu!!”

Read more

Menerbitkan Buku Itu Gampang

May 16, 2008

Minggu lalu saya membeli ebook karya Jonru. Judulnya Menerbitkan Buku Itu Gampang.

Saya memang ingin tahu seluk belum penerbitan buku. Bukan karena Pak Ersis menantang saya untuk membukukan tulisan-tulisan saya. Bukan pula karena Pak Sawali menerbitkan kumpulan cerpennya. Bukan kedua alasan di atas melainkan karena saya memang ingin tahu seluk beluk penerbitan buku. Saya malas bertanya pada orang dan lebih suka untuk membaca dari buku mengenai pengetahuan tertentu, termasuk cara menerbitkan buku.

Jujur saja, saat ini saya baru membaca sampai halaman 17 dari 142 halaman keseluruhan isi buku elektronik itu. Gaya tutur Jonru di ebook itu sederhana dan mudah dipahami dan diserati dengan contoh-contoh yang aplikatif. Saya berharap bisa memahami seluk beluk penerbitan buku setelah khatam membaca buku elektronik ini.

Kalau membeli buku elektronik Menerbitkan Buku Itu Gampang, Sampeyan juga akan mendapatkan bonus empat buku elektronik lain dan voucher diskon 20% di BelajarMenulis.com.

Ada yang tertarik? Terus terang setelah membeli buku elektronik itu setiap pembeli akan diberi taut reseller. Saya pun memilikinya. Nah, yang ingin melihat halaman promosi buku elektronik itu, silakan klik saja gambar di atas. Modelnya memang seperti gaya Anne Ahira karena Jonru pernah belajar di AsianBrain.com.

Saya kira Jonru tidak melakukan penipuan karena Jonru menjual produk. Bahkan, disebut MLM atau money game pun bukan. Hmm… ada yang jual ebook panduan untuk membuat website seperti milik Jonru itu nggak?

Upgrade WordPress Menggunakan Fantastico

May 13, 2008

Saya tidak bisa melakukan upgrading WordPress secara manual. Instalasi maupun upgrade selalu saya lakukan menggunakan Fantastico yang tersedia di CPanel hosting. Sayangnya, para pengembang WordPress ini memiliki nafsu besar sehingga versi baru WordPress selalu sudah muncul ketika fantastico belum menyediakan versi update untuk versi sebelumnya. Hal ini saya alami ketika dulu dari versi 2.3 ke versi 2.3.1 dan 2.3.2. Kali ini, sebenarnya fantastico sudah memiliki updater untuk WordPress 2.5.1 tetapi saya ingin menjajal kemampuan WordPress Automatic Plugin. Pembuatnya adalah Keith Dsouza.

Berikut ini proses updgrading instalasi WordPress MohArifWidarto.com dari 2.5 ke 2.5.1 menggunakan plugin tersebut.

Read more

Donor Darah II Ikastara Tangerang

May 12, 2008

Kursus Blog Benteng Cisadane 11 Mei 2008

May 12, 2008

Alhamdulillah wa syukurilah pada hari Minggu kuturut ayah ke kota 11 Mei 2008 Komunitas Bloger Benteng Cisadane telah dengan sukses mengadakan acara pelatihan blog yang diberi nama Kursus Blog Benteng Cisadane. Jadi, KBBC mengadakan KBBC. Ancuurrrr…. namanya! Siapa sih yang ngusulin? (wakakaka…).

Kursus Blog Benteng Cisadane dilaksanakan di Multiplus Ki Samaun di Jl. Ki Samaun 169 - Tangerang. Warnet di sana kita booking untuk sehari penuh khusus untuk memfasilitasi pelatihan blog. Kami tidak mengejar kuantitas melainkan kualitas. Dengan memberi setiap PC dihadapannya diharapkan mereka akan memiliki pengalaman ngeblog yang sesungguhnya yang pada gilirannya nanti (diharapkan lagi) akan memberikan mereka gairah untuk terus merawat blognya. (bahasanya kayak pejabat)

Acara dibagi menjadi 3 sesi dengan rencana tiap sesi pesertanya sebanyak 10 orang. Sesi I Pukul 10:00 - 12:00, Sesi II Pukul 13:00 - 15:00 dan sesi III Pukul 15:30 - 17:30. Saya kebagian menjadi fasilitator untuk sesi II bersama Anggara yang memberikan pengenalan singkat mengenai blog dan pentingnya informasi. Selesai membuat blog, membuat posting dan mengedit halaman about, peserta dilatih mengenai cara memberikan komentar. Peserta diminta untuk praktek memberi komentar di sini. Layanan blog yang dipakai adalah DagDigDug. Kami mengedepankan layanan blog dalam negeri. Apalagi DagDidDug memberi souvenir, makin mantaplah rasanya untuk melatih mereka ngeblog di DagDigDug.

Materi pelatihan dibuat oleh Away. Tips Ngeblog Ala KBBC dibuat oleh Ajo.

Ada kejadian lucu saat saya mengajari mereka untuk membuat blog di DagDigDug. Karena sebelumnya mereka sudah sering berinternet, saya berasumsi mereka punya email. Lagipula, ketika mendaftar melalui formulir pendaftaran di BlogerBenteng.Com mereka pun mencantumkan alamat email. Nah, email tersebut kita pergunakan untuk mendaftar di DagDigDug. Nggak tahunya, ketika mau cek email,… username yang menjadi alamat email belum ada. Gubrak! brang! breng!brong! gludak! gluduk!!! Dengan penuh rasa kebapakan (halah) saya arahkan mereka untuk membuat email lagi sesuai dengan yang mereka pergunakan untuk mendaftar di DagDigDug. Betapa bodohnya saya, bukankah dagDigDug sudah mengirim email ke alamat email yang belum tersedia sebelumnya? Akibatnya, walaupun di-refresh berulang-kali, tetap tidak ada email yang masuk. Nah, Saudara-saudara, kebodohan dimulai lagi. Saya minta mereka membuat username baru di DagDigDug. Tahukah apa yang terjadi?

Read more

Susahnya Membuat Tulisan Bermutu

May 11, 2008

Saya sudah lama ngeblog. Sejak tahun 2001. Platform yang saya pakai adalah Blogger. Hosting pindah-pindah, pernah di Geocities, Tripod dan Blogspot. Saya pun pernah membangun website pribadi di F2S dan Singcat. Yang terakhir adalah malapetaka karena website saya yang saya hosting di Singcat musnah tak berbekas karena Singcat melakukan penggantian server tanpa pemberitahuan. Namanya juga layanan gratis, apa sih yang diharapkan?

Kalau dihitung, saya sudah ngeblog selama 7 tahun. Namun sampai sejauh ini saya merasa tidak mampu membuat tulisan bermutu. Saya hanya mampu mengubah dari yang semula weblog alias catatan web ke blog. Dulu weblog merupakan log atas link yang ditemukan di web baik untuk keperluan pribadi maupun untuk dibagi dengan orang lain (pengunjung).

Seiring berubahnya zaman,blog pun ikut berubah dari yang semula merupakan catatan web menjadi bentuk seperti sekarang ini. Selain weblog, dulu ada online jurnal/diary. Mereka yang suka membuat buku harian online tentu pernah kenal dengan DiaryLand.com atau Pitas.com. Dalam penilaian saya, blog saat ini justru merupakan perkembangan dari jurnal online daripada catatan web. Namun, kali ini orang tidak melulu menceritakan kegiatan atau curhat melainkan juga menulis artikel-artikel, opini, cepen, puisi, panduan, dan lain-lain. Dalam buku harian online, puisi atau opini masih bisa muncul tetapi panduan/tutorial bisa dikatakan tidak ada. Read more

Jangan Merokok Banyak-banyak

May 10, 2008

Merokok bukan kebiasaan yang baik. Sama tidak baiknya dengan kegemaran minum-minuman beralkohol yang dapat menghilangkan kesadaran manusia. Sama juga tidak baiknya dengan narkotika dan obat-obat psikotropika yang membuat pemakainya berhalusinasi ke dunia khayalan yang tak pernah bisa dijamah. Rokok, minuman beralkohol, narkotika dan obat-obat psikotropika mengakibatkan kecanduan. Pada tingkat inilah letak kesamaan ketidakbaikannya.

Saya tidak akan membahas minuman beralkohol dan narkoba. Saya hanya akan bicara soal rokok.

Rokok tidak baik. Selain tubuh seorang perokok yang diancam banyak penyakit mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki, merokok jelas mengganggu bukan perokok untuk mendapatkan udara yang tercemar buangan asap kenalpot bersih. Asap rokok menambah parah udara yang sudah penuh gas karbon monoksida, karbondioksida, nitrogen monoksida dan partikel-partikel logam berat serta zat-zat pencemar yang lain.

Bukti ketidakbaikan rokok adalah larangan perokok pada anaknya yang ingin merokok. Saya punya tetangga yang perokok berat. Tetangga saya ini sudah almarhum. Anak ketiga almarhum suka bergaul dengan anak-anak yang lebih tua sehingga ketika usia SMP sudah fasih mengisap rokok. Almarhum tetangga saya ini sering menghukum anaknya kalau ketahuan merokok. Padahal, almarhum sendiri adalah perokok. Read more

Membaca Laskar Pelangi Serasa Bodoh

May 9, 2008

Kalau tidak salah ingat saya pernah menyampaikan bahwa saya sudah mengakuisisi Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan edensor dari Gramedia Karawaci. Laskar Pelangi belum selesai saya baca. Pembatas masih saya selipkan di antara halaman 384 dan 385. Saya baru akan membaca Bab 28 yang berjudul Societeit de Limpai. Minggu lalu saya sama sekali libur membaca. Tentu Sampeyan semua tahu mengapa saya bisa libur membaca. Yang belum tahu bisa membaca-baca postingan minggu lalu (maaf, bukan promosi).

Saya belum selesai membaca Laskar Pelangi. Novel yang sangat terlambat saya baca. Terus-terang saya memang agak kurang suka segala sesuatu yang pop. Apa pun yang pop dan jadi tren sesaat hampir pasti tidak akan saya ikuti. Sebagai bukti sampai saat ini saya belum pernah membaca Saman yang konon spektakuler. Saya belum pernah membaca Ayat-ayat Cinta. Filmnya pun saya tidak nonton. Apa yang pop, kecuali post office protocol tidak mampu membuat saya ikut-ikutan.

Lalu, mengapa saya mengakuisisi tiga dari tetralogi Laskar Pelangi? Read more

Koplo

May 8, 2008

Akman tergopoh-gopoh menemui Wikundro, ada panggilan dari Kejaksaan Negeri Jankarto Pusat untuk Direktur Utama PT Lindudata Maju Pertiwi.

“Pak, ada surat cinta dari kejaksaan.” Akman dengan lugas memberi tahu Wikundro yang merupakan atasan langsungnya di PT Ikompi Moalhang Jayamantap. “Untuk siapa?” Wikundro segera ingin tahu. “Untuk dirut LMP, Pak. Yang mengantarkan Pak Andropol dari Tharqe Hubb Chawechawe.”

Wikundro menghela nafas lebih dalam. “Hhh… Kejadian juga. Dasar orang-orang amatiran.” Gumamnya.

Delapan bulan sebelumnya Wikundro, Arbinto, Andropol dan Yulkimar bersama-sama pergi ke Departemen Kosakata menemui Direktur Penyeragaman. Andropol mengaku kenal dengan Direktur Penyeragaman itu dan mengajak Wikundro dan Arbinto untuk mengajukan proposal proyek. Yulkimar adalah anak buah Andropol. Dari tampangnya, Andropol seperti orang pintar. Wajahnya bersih dan jidatnya sudah bertambah luas membentuk botak di ubun-ubun. Kesannya rambut di sana meranggas karena kepala sering dipakai berpikir keras. Sedangkan Yulkimar berperawakan tegap, tingginya sekitar 175 cm, berkulit sawo matang dan suka membawa minimal tiga buah telepon genggam. Read more

« Previous PageNext Page »