Partai Gerakan Indonesia Raya

Siapa Pernah Bertemu Fertob?

April 24, 2008

Saya punya pertanyaan menggelitik: siapa pernah bertemu dengan Fertob atau yang menggunakan nickname Pyrrho di wordpress.com?

Fertob yang alamat blognya http://fertobhades.wordpress.com. Dia adalah teman SMA saya. Keturunan Batak tetapi kiriman Biak. Ketika Sampeyan menyebut Fertob, sebenarnya Sampeyan sedang menyingkat namanya.

Saya terakhir bertemu dengan Fertob adalah tahun 1993, tahun di mana dia dan saya masih sekolah di Magelang. Lulus SMA, saya dengar Fertob masuk STAN dan saya menganggur di rumah (karena pilihan secara sadar). Tahun 1994 saya dengar Fertob keluar dari STAN dan di tahun itu saya diterima di Administrasi Negara UGM tetapi saya cabut kembali pendaftaran ulang karena saya memilih menjadi perintis di UPH.

15 tahun sudah saya tidak bertemu dengan Fertob. Seperti pengakuannya di halaman aboutnya, mungkin Fertob memang asosial. Tahun lalu saya sempat menelpon dia dan menanyakan (biasalah…) di mana dia bekerja. Tidak tahu dengan Sampeyan semua, yang jelas saya belum pernah bertemu dengan Fertob dalam 15 tahun terakhir ini.

Membaca halaman aboutnya, sedikit persamaan saya dengan Fertob hanyalah dia lahir di bulan singa dan tahun macan. Mikir yang aneh-aneh dan membuat hal gampang jadi rumit mungkin juga menjadi kesamaan saya dengan Fertob. Soal kesenangan membaca, saya juga suka walaupun keluasan bahan bacaan saya tidak sehebat Fertob. Mungkin saja penyakit Fertob dan saya juga sama karena kesamaan naungan bulan dan tahun yang sama; singanya macan.

Namun, saya memiliki kesenangan yang mungkin tidak dimiliki Fertob. Saya senang membaca tulisan-tulisannya yang dengan segala kerumitan pemikirannya bisa menuliskan hal sepele menjadi penting. Kebalikan dengan saya yang menulis sesuatu yang penting menjadi remeh-temeh karena kekerdilan pengetahuan saya.

Saya memang tidak bergaul akrab dengan Fertob. Yang saya gauli adalah Agustinus Wahyudi, teman sekampung Fertob dari Biak. Agustinus Wahyudi ini anak Katolik asli Temanggung yang semasa di SMA dulu sangat akrab dengan saya. Perbedaan agama tidak menghalangi kekariban saya dan Agustinus Wahyudi karena level kemampuan otak kami yang setara. Berbeda dengan Fertob yang jenius tapi bodoh dimana kejeniusan dan kebodohannya mungkin membuat saya tidak bisa terlalu akrab dengannya. (Fer, di mana Agustinus Wahyudi sekarang? Anak-anak pada nggak tahu loh! Aku kangen sama anak item berambut kriting yang mirip orang Irian asli itu.)

Siapa yang pernah kopi darat dengan Fertob? Bagaimana kalau kita seret Fertob untuk kopi darat? Bagaimana Chik (http://chikastuff.wordpress.com)? Bagaimana, Fer?

*link ditulis urlnya karena post by email, nggak bisa bikin taut*

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

12 Tanggapan to “Siapa Pernah Bertemu Fertob?”

  1. edratna on April 24th, 2008 11:48 pm

    Wahh, mau kopdar sama Fertob? Ikutan dong…biarpun nanti saya harus naik bis, pasti saya usahakan datang.

    Tulisan Fertob menggelitikku, karena banyak tentang psikologi, ilmu yang ingin banyak saya serap, sejak kerja selain bidang hukum….hmm saya belum pernah ketemu, tapi pernah mengirim email dan dari email muncul diskusi yang menarik, yang sayang tidak untuk konsumsi umum. Saat saya ketemu temen (anak TN juga), yang sekarang bekerja di Singapura…dia nanya..”Ibu kenal Ferry Tobing?” Wahh saya kenal dari tulisannya, mudah2an suatu ketika bisa mengobrol.

    Kang Kombor, kadang kita berteman gara-gara ikutan milis, atau menulis blog, yang diteruskan japri…dari sini saya dapat sahabat-sahabat baru. Saya kenal seorang doktor Psikologi industri(awalnya dari milis), tempat saya bertanya selama ini, terkait pekerjaan ataupun hal-hal lain. Sebetulnya saya menginginkan, jika mungkin beliau ini saya ketemukan dengan Fertob…pasti deh ceritanya akan menyambung, siapa tahu malah akan muncul pandangan sama, dan mulai berbisnis.

    (Wahh..lha kok panjang banget)

    —maw—
    Saya akan coba seret Fertob agar mau menampakkan batang hidungnya ke depan Ibu!

    Hahaha… Kejam banget. Palingan Fertob mengelak lagi.

  2. edy on April 25th, 2008 1:11 am

    mungkin emang ga mau kopdar, kang
    apapun alasannya, itu adalah pilihan™ :)

    —maw—
    Kalau nggak mau kopdar sama yang belum pernah ketemu mah gpp. Nah ini, sama yang sebulan satu barak kemudian tiga tahun tinggal satu komplek sekolahan masa juga nggak mau?

  3. Nayantaka on April 25th, 2008 1:17 am

    Ferry Tobing? Aah, tak banyak yang kutahu, melainkan bahwa mungkin saja dalam satu dua detikku di masa lima belas tahun yang lalu pernah melihat sosok tubuhnya. Walaupun sangat mungkin aku tak bisa membedakan mana Ferry mana Kombor. Lha wong cuma melihat dari kejauhan kalian sedang berbaris atau apalah namanya di lembah tidar.

  4. itikkecil on April 25th, 2008 1:24 am

    pas kopdar bareng saya kemaren, Chika sebenarnya sudah berusaha untuk menyeret bang fertob. tapi sayangnya yang bersangkutan berhasil menghindar berhalangan hadir karena sedang sibuk.
    Saya dukung usahanya kang Kombor, saya dukung dengan doa :mrgreen:

    —maw—
    Dia memang pandai menghindar. Padahal si Gerard itu tidak pandai menghindar. Atau, jangan-jangan dapat dari Pyrrho?

  5. sawali tuhusetya on April 25th, 2008 2:49 am

    bung fertob? wew… ternyata teman sma mas arif, yak? saya hanya mengenal tulisan2nya aja di blog, mas. jangan tanya saya? hiks :mrgreen: yang jelas, kalau dilihat dari tulisan2nya saya memperoleh kesan kalau bung fertob memang jenius. pemikiran2nya yang sedikit rumit dan detail. kecenderungannya mengupas masalah psikologi dan filsafat. agaknya dia juga suka sastra dan budaya.

    —maw—
    Fertob memang jenius, Pak. Karena kejeniusannya kadang-kadang kami yang jadi temannya nggak ngerti jalan pikirannya. Kalau kata orang-orang, seperti Gus Dur yang sangat lebih maju dari zamannya. Ummatnya ada dimana pikiran Gus Dur sudah sampai mana.

  6. Anggara on April 25th, 2008 4:16 am

    wah, menarik kalau bisa bertemu

    —maw—
    Mau ikutan?

  7. cK on April 25th, 2008 3:34 pm

    lagi ngetren ya nulis tentang bang fertob? :roll: *lirik postingan mbak ira*

    ah iya, saya udah ngajak beberapa kali tapi beliau berhalangan terus. mungkin next time kita bisa menyeret si abang satu itu.. :mrgreen:

    —maw—
    Eh iya, Ira nulis juga ya. Mungkin karena itu saya jadi pingin nulis tentang Fertob.

    Ayo dong, pada nulis tentang keinginan untuk kopdar dengan Fertob.

  8. ridhoyp on April 25th, 2008 4:34 pm

    Wah, asal jangan di seret ke pengadilan aja, karena fertob tidak mau di ajak kopdar :p hehehhe

    —maw—
    Oh… Bisa itu. Bisa diseret ke Pengadilan Negeri Bloger!

  9. fertob on April 25th, 2008 4:37 pm

    Ada apa nih ? Kok lagi gosipin orang ? Bubar…bubar… :)

    Ampun Kang, bukan karena nggak mau kopdar, tapi setidaknya ada 2 alasan : (1) menjaga ke-misterius-an fertob sesuai dengan nama belakangnya “hades”, dan (2) keseringan bentrok sama kegiatan lain kalau pas lagi acara kopdar.

    Itu pernah diajak Chika, (berapa kali Chik ?) tapi pas lagi nggak di Jakarta.

    Okeh…okeh… tinggal kasih kabar buat kopdar. Tapi bulan Mei ini saya balik ke Sorong (Papua) dulu, Kang. Sudah 9 tahun nggak pernah balik. Sekalian nengok ortu yang sudah lama nggak dikunjungi. Dan sekalian nengok kampung kelahiran. :)

    —maw—
    Alhamdulillaah… Akhirnya Fertob komen juga di sini.

    Teman-teman, Kopdar dengan Fertob 15 Juni 2008 ya. Jangan pada bikin acara tanggal segitu.

  10. Kopdar ? Help Me, Please..!!! « f e r t o b on April 25th, 2008 10:46 pm

    [...] yang dituliskan oleh kompatriot saya selama SMA, yaitu Kang Kombor (Arif a.k.a MAW) yang bertanya Siapa Pernah Bertemu Fertob ? Ya…ya… siapa yang pernah bertemu dengan saya [...]

  11. peyek on April 27th, 2008 1:43 pm

    ini saya loncat dari blognya bang fertob kang! karena saya harus bahagia sebagai pembaca tulisannya itu, hehehe…

    semoga kali ini berhasil kang, saya tunggu laporannya hehehe…

  12. Buddy Nugraha on June 12th, 2008 8:18 am

    Akhirnya ketemu juga kamu Fer… mudah2an kamu masih inget temen seperjuangan kamu waktu di Biak.. mandi bareng, makan bareng, tidur juga bareng he he… :) lucu kalo inget dulu, udah berapa puluh tahun kita ga ketemu ya…. apa kabar kawan kita yang lain? btw udah bisa berenang belom?

Bagaimana pendapat Anda?