Begitu Dong Pak Agum
April 23, 2008 | Dibaca 6 kali
Sore tadi sekitar pukul 17 (saya sore sudah di rumah karena sampai hari ini masih belum ngantor) saya lihat berita mengenai pasangan Agum - Nukman yang membuat pernyataan menerima hasil penghitungan suara pilkada oleh KPUD Jawa Barat. Pernyataan tersebut sekaligus mengoreksi pernyataan wakil pasangan tersebut yang kemarin menolak hasil penghitungan suara pilkada oleh KPUD Jawa Barat. Meskipun demikian, Agum Gumelar tetap menyampaikan adanya kecurangan-kecurangan pada pelaksanaan pilkada Jawa Barat yang lalu.
Nah, begitu dong Pak Agum. Mengapa harus menunggu massa Sampeyan beraksi seperti kemarin? Atau, supaya saya punya bahan ngeblog?
Artikel Terkait
6 Responses to “Begitu Dong Pak Agum”
Got something to say?



wew… syukurlah kalau pak agum bisa menerima hasil pilkada. ttg kecurangan, memang perlu diusut agar kemenangan yang diperoleh bener2 fair. ada sebuah unen2 dalam berdemokrasi: sing menang ora perlu umuk, sing kalah ora entuk ngamuk!”
[Reply]
kenapa ya mereka mendahulukan panasnya hati, tanpa mempunyai jiwa seorang pembesar yang legowo dan menerima akan kekalahan
[Reply]
iya tadi pagi saya nonton tipi lagi hehehe
seneng liat para calon bisa duduk bareng
[Reply]
Jika setiap pemilihan, para calonnya, baik yang terpilih maupun yang tidak bisa duduk bersama…tentu pengikutnya juga akan menjadi baik-baik semua.
[Reply]
mungkin memang kang agum pingin supaya sampeyan ada bahan buwat blog kang…
[Reply]
Setuju mas, supaya sampeyan punya bahan ngeblog.. hahaha.
Tapi coba seandainya para calon pemimpin rakyat itu meminta para blogger untuk membuat artikel tentang mereka (kalau bisa sih paid review, kalau tukang demo dibayar 10rb per kepala, nha ini 10rb nya dikasihkan ke blogger), mungkin saat / sesudah penghitungan suara tidak akan ada demo massa. Tapi yang ada…. deface !!
Ha ha ha
[Reply]