Temu Bloger Empat Provinsi
March 20, 2008
20 Maret 2008 dilangsungkan Temu Bloger Empat Provinsi di Semarang. Saya yang kebetulan dalam perjalanan kembali dari Sleman ke Tangerang diijinkan bergabung pada perhelatan tersebut. Ada pun provinsi yang diwakili adalah: Jawa Timur melalui TPC, Jawa Tengah melalui Loenpia, DIY melalui CahAndong dan Banten melalui KBBC. Peserta terbanyak berasal dari Loenpia yang menjadi tuan rumah.
Temu Bloger di Semarang menindaklanjuti Kampanye Tahun Anti Kelaparan dan Gizi Buruk yang dimotori Pak Gempur. Hasil pembicaraannya seperti apa biarlah dilaporkan oleh yang berwenang. Sebagai bloger yang datang telat dan nyasar ke Kampus Undip yang di Tembalang padahal acaranya di Undip Simpang Lima, saya merasa tidak berwenang menyampaikan hasil diskusi. Takut kecethit nanti, bukannya jelas malah burem.
Saya baru sekali bertemu dengan teman-teman dari Loenpia. Oleh karena ingatan saya pendek maka saya hanya ingat sama Fany saja. Lah gimana? Wong ada perawan di sarang penyamun, tentu perawannya yang saya ingat-ingat. Penyamun-penyamunnya sih kagak. Hahaha… Tolong dong dibagi daftar hadirnya!
Dari Jogja ada Gunawan yang pada malam Rabu yang lalu sudah saya jumpai dalam Pisowanan Djambur. Ternyata Gunawan mobile juga. Salut deh.
Acara di Semarang diakhiri pukul 13 siang. Pak Gempur dan Goop ke Kendal ke tempat Pak Sawali. Karena saya pasti lewat Kendal maka saya ikutan kopdar kecil di Kendal.
Pak Sawali mengajak kami ke Pemancingan Aldila. Wah… Asyik, saya langsung pesen gurame 1kg, bawal 1kg, lalapan 5, sayur asem 2, dan minuman. Nikmat sekali makan di tempat itu. Apalagi ditemani Pak Sawali, Pak Gempur dan Goop. Tambah meriah suasananya. Si Berseri-seri Cahaya Kemuliaan tidak rewel karena banyak mainan di Pemancingan Aldila. Ada ayunan, roda putar, dan lain-lainnya.
Soal kuliner biar dibahas yang lebih kompeten, saya sih masih berada pada tingkat makan untuk kebutuhan, bukan makan untuk selera sehingga makanan apa pun akan saya tampung asal halal.
Kami berempat ngobrol cukup lama mengenai beragam topik. Asyiknya bloger, baru ketemu sekali saja tetapi rasanya sudah kenal lama sehingga suasana langsung cair. Saking asyiknya ponsel saya menunjukkan waktu pukul 16:06. Wah, saya belum separuh jalan untuk sampai ke Tangerang lagi. Oleh karena itu, saya pamit kepada teman-teman.
Saya minta bon ke kasir Aldila. Eh, ternyata sudah diberesi oleh Pak Sawali. Ealah… Saya jadi tengsin. Lah yang tadi pesen makanan saya je. Kok Pak Sawali yang membereskan? Saya jadi nyesel kok hanya pesan sedikit tadi, hehehe. Mana yang nambah makannya hanya saya! Pak Sawali benar-benar curang. Awas ya, nanti kalau Pak Sawali ke Tangerang akan saya balas kecurangan itu.
Sebelum bubar kami sempat foto bareng baik di Semarang maupun kendal. Foto di Semarang mudah-mudahan Pak Gempur dan Fanny mau berbagi. Untuk foto di Kendal, akan saya susulkan. Ini saya masih posting lewat email menggunakan ponsel sehingga belum bisa menyisipkan foto.
Saya merasa perjalanan saya kali ini super komplit. Pertama, saya bisa menjenguk kedua orangtua saya dan saudara-saudara di Sleman. Kedua, saya bisa mengajari Si Berseri-seri Cahaya Kemuliaan naik sepeda. Empat hari di Sleman dia sudah bisa naik sepeda. Sesuatu yang tidak terjadi di Tangerang. Ketiga, saya bisa melakukan Pisowanan Jambur sehingga tahu tempat nongkrong anak-anak CA. Ssttt… Ada yang diincar sama eblis-eblis itu di Kafe Jambur! Dan, keempat, saya bisa ikutan Temu Bloger Empat Provinsi di Semarang yang dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol di Kendal. Sayang, saya tidak bisa ikutan Pasak Boemi di Komplek Kraton Boko pada 22 Maret 2008 nanti, yang kemungkinan pesertanya akan lebih banyak karena TPC dan Batagor akan gabung CahAndong.
Tangerang, 20 Maret 2008
(Taut dan foto menyusul)
Sent from my BlackBerry® 8707g
Dilihat 45 kali oleh 32 pengunjung
6 Tanggapan to “Temu Bloger Empat Provinsi”
Bagaimana pendapat Anda?












enak ya bisa jalan-jalan ketemu para dedengkot-dedengkot bloger indonesia,cepet pulang ya pak… giliran tangerang nech di godok lagi
wew… akhirnya tiba di tangerang dengan selamat ya mas arif. syukurlah. jangan kapok main ke kendal loh mas arief, hehehehe
podho slamet to kang? mugiyo rahayu ingkang tansah pinanggih
Pak Sawali memang blogger teladan…
* mikir kapan lewat kendal, secara nggak pernah jalan darat lewat pantura lagi..
hahahahaha… ceritanya lucu.. bisa juga toh kang kombor bercerita seperti ini.. kirain gak bisa.. hehehehehe..
bangga bisa bertemu njenengan kang! kalo ada kesempatan mudah2an bisa bertemu lagi.. amiiiiiinnn
Wahh acaranya padat ya Kang Kombor…dan menyenangkan.