Partai Gerakan Indonesia Raya

Pisowanan Djambur di Ndoyokarto

March 19, 2008

Akhirnya saya berhasil juga melakukan pisowanan kepada para penguasa Ndoyokarto. Melalui perantaraan Antobilang digelar acara pisowanan itu di Kedai Djambur. Hutang-hutang selama ini serasa lunas ketika akhirnya Sultan Ndoyokarto rawuh di Kafe Djambur. Eh, aselinya Kedai Djambur tetapi anak-anak mungkin lebih suka menyebutnya Kafe… (mbuh dhing!).

Secara lengkap, yang hadir adalah (maaf, nanti kalau sudah ketemu PC baru diberi taut): Sultan Ndoyokarto, dr. Dani, Antobilang, Ekowanz, Alex Budiyanto, Amin, Riko, Momon, Tika, FunkShit, Gunawan dan saya sendiri.

Tidak ada agenda tertentu dalam pertemuan kali ini, setidaknya bagi saya, karena saya hanya ingin bersilaturahim dan berkenalan dengan teman-teman Cahandong. Selama ini dengan teman-teman bloger di Jogja saya baru bertemu dengan Antobilang, Joe dan beberapa teman yang saya lupa namanya, serta Pak Urip. Saya ingin bisa bertemu dengan yang lain, mereka-mereka yang kurang ajar bikin Kasultanan Ndoyokarto, hahaha… Alhamdulillaah teman-teman Cahandong ramah dan kompak sehingga saya bisa bertemu dengan mereka. Juga dr. Dani yang ternyata banyak anak Cahandong yang sama seperti saya, baru bertemu dengan dr. Dani.

Hari Senin saya menelpon dosennya Anto. Kok bisa? Hehehe… Ternyata Anto pernah sms saya menggunakan ponsel dosennya itu. Mohon maaf, Pak, kok bisa-bisanya Njenengan minjami Anto ponsel. Lah kalau buat smsin seisi blogosfer bagaimana?

Saya tanya Anto apa bisa saya ketemu teman-teman di Jogja. Syukur Anto adalah bloger yang tidak hanya ramah di dunia maya. Di dunia nyata pun dia sangat ringan tangan. Anto akan mencoba menghubungi anak-anak. Saya menghubungi dr. Dani dan Pak Urip. Sayangnya nomer ponsel Pak Urip tulalit, tidak dapat dihubungi.

Selasa siang saya sms Anto menanyakan mengenai ketemuan malam Rabu. Kata Anto, lokasi kencan di Kafe Jambur di Selokan Mataram. Saya langsung mengabari dr. Dani.

Pukul 19 saya meluncur dari Medari menuju Kafe Djambur. Anto sudah mengirimkan denah sehingga saya tidak perlu rajin bertanya kepada orang-orang di pinggir jalan. Kira-kira pukul 19:30 saya sudah sampai di Optik Saudara di Jl. Gejayan. Saya telpon Anto. Ternyata dia masih di kampus. Kami ngobrol lewat YM. Saya putuskan untuk jemput Anto di kampusnya, Fakultas Teknologi Pertanian daripada saya duluan sampai di Kafe Jambur ditemani gerimis.

Selesai menjemput Anto di FTP kami meluncur ke lokasi. Dr. Dani ternyata sudah sampai duluan. Ya sudah, kami langsung pesan minuman. Tidak lama datang Alex Budiyanto, Amin dan Riko. Alex adalah tokoh IKC. Selama ini saya hanya menemukan namanya dari panduan-panduan ilmu komputer yang ada di IKC. Nggak tahunya ketemu sama anak KSL Atma Jaya itu di Kafe Djambur.

Dr. Dani di dunia nyata lebih langsing dari fotonya yang ada di blog. Hal tersebut berbeda dengan Momon yang perawakannya di darat lebih tebal daripada gambar di blognya. Dua hal itu bukan apa-apa dibandingkan dengan Tika yang lupa kalau pernah ketemu saya di PB2007. Bahkan, dia juga lupa kalau pernah ngobrol di YM dengan dr. Dani. Saya sih maklum saja, namanya seleb pasti begitu, hehehe…

Anak-anak CA alias CahAndong sedang menyiapkan acara pelatihan blog yang akan dilaksanakan di Lab Komputer Unika Atmajaya Jogja. Kebetulan KBBC juga akan membuat pelatihan blog di Tangerang. Saya sudah nyatakan untuk bisa dibagi bahan presentasinya supaya kami nanti tidak perlu bikin sendiri. Anto dan Alex sih mengokekan. Nanti tinggal ditagih saja kan?

Selain acara itu, hari Sabtu tanggal 22 Maret 2008 akan ada kopdar besar CahAndong di Komplek Kraton Boko. Nama acaranya Pasak Boemi. Entah apa artinya (spanduk ada di blog Antobilang). Sayang sekali, Kamis pagi saya sudah akan meluncur kembali ke Tangerang. Mudah-mudahan sempat mampir ke Kopdar di Semarang bersama Pak Sawali dan anak-anak Loenpia.

Malam ini Kang Herry dan anak-anak Batagor sedang meluncur ke Jogja. Sayang juga karena kami tidak bisa bertemu di Jogja. Semoga perjalanannya lancar.

Terimakasih teman-teman. Senang dapat jumpa darat dengan kalian semua. Pertemuan kita memang tanpa agenda khusus selain silaturahim. Namun, tetap saja hal itu mampu memberikan makna; bahwa bloger itu basudara.

Medari, 19 Maret 2008

Sent from my BlackBerry® 8707g

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

5 Tanggapan to “Pisowanan Djambur di Ndoyokarto”

  1. Dee on March 19th, 2008 5:09 pm

    Wah, wis klakon sowan Njeng Sultan Zam Sayidin Panotosanggomo to kang? Lha aku pas balik Jogja mbiyen, kesultanan Ndoyokarto durung dikepyakake, mung biso ketemu karo Antobilung, Urip sing wis jeleh ngeblog, Arya lemu tur kemayu karo Jeng Tika cacicu (cah cilik cuerewett). Jarene Momon lagi cuti (haid?), Annots lagi dodolan nang Alkid, Joe mbuh ra weruh lagi ngopo. Salam kagem Pakde Sawali, juga Paman Goop di Semarang…

  2. dani on March 20th, 2008 2:28 am

    ralat namanya mas alex kang, alex budiyanto.. :)

    saya mo mencemari diri baca wikinya CA dl..br posting itu :D

  3. nexlaip on March 20th, 2008 5:01 am

    ikutan komment kang

  4. iman brotoseno on March 20th, 2008 10:21 am

    awas ketularan gendeng dan ebliss lho kang …

  5. zam on March 20th, 2008 2:48 pm

    matur nuwun atas sowannya, kang.. :D

    moga ndak kapok ke jogja maning..

    *ha ya jelas.. wong rumah ortunya di jogja jeh*

    duh, saya pengen ketemu bapak njenengan yang ahli candi itu..

Bagaimana pendapat Anda?