Partai Gerakan Indonesia Raya

Kelompok hahahihi (Harapan untuk KBBC dan Ikastara Tangerang)

March 29, 2008

Saya sempat termangu ketika Ci Aha membalas sms saya mengenai alasan dia akan hadir di kopdar Semarang (20 Maret 2008) yang lalu.

Kopdar bsr, euy. Hehe. Ya, karna yg hadir pun bkn anak2 muda yg biasanya cm kumpul tuk hapy. Ini ad topik yg akan didiskusikan.

Anak-anak muda yang biasanya cuma kumpul tuk happy. Hmm… Mungkin Ci Aha merasa kopdar KBBC yang sudah dilaksanakan dua kali sebagai ajang kumpulnya anak-anak muda yang hanya pingin hepi-hepi saja. Tentu hal itu menjadi PR untuk KBBC.

Saya sendiri memiliki pandangan lain. Saya melihat bahwa KBBC harus menjadi sebuah komunitas bloger yang mampu memberi kontribusi kepada masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Tangerang (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan bakal Kota Tangerang Selatan). Akan tetapi, sebagai bayi komunitas, KBBC harus dapat menyamakan kimia dulu. Latar belakang setiap bloger berbeda baik dari sisi profesi, pendidikan, ketertarikan (interests) dan lain-lain. Satu-satunya persamaan hanyalah fakta bahwa anggota KBBC adalah bloger. Karenanya KBBC perlu sering berkumpul dalam rangka menyamakan kimia itu. Kalau kimianya sudah sama, melangkah ke depan tentu lebih mudah.

Harapan yang paling dasar bagi saya adalah terbentuknya sebuah keluarga baru. KBBC merupakan wadah untuk menjalin silaturahim bloger di wilayah Tangerang. Saya sangat merindukan adanya keakraban dan kekompakan dari seluruh anggota KBBC. Oleh karena itu, saya tidak lagi memandang perlunya bloger-bloger terkenal yang berdomisili di seputar wilayah Tangerang untuk dipaksa bergabung dalam KBBC. Pengasosiasian diri ke dalam KBBC harus didasari kerelaan dan keikhlasan. Kesukarelaan ketika mengasosiasikan diri merupakan modal bagi bloger yang bergabung dalam KBBC untuk bersama memajukan KBBC. Saya belajar hal ini dari CahAndong. Mereka tidak pernah mengajak bloger-bloger di Jogja untuk bergabung ke dalam CahAndong. Kalau mau gabung silakan, tidak juga tidak apa-apa. Saya juga belajar dari Multiply bahwa bukan besar kecilnya jaringan yang dijadikan patokan namun kebermaknaan jaringan itu yang lebih penting.

Dus, apakah anggota KBBC hanya 15 orang atau 1000 orang, bukan jumlahnya yang penting, melainkan kebermaknaan sebagai sebuah komunitasnyalah yang lebih penting.

Ketika sepakat untuk membentuk sebuah KBBC saya sudah menyiapkan diri untuk bergabung dalam sebuah keluarga baru, sebuah jalinan silaturahim baru. Sebagai sebuah keluarga, keterbukaan dan kepercayaan sangatlah penting. Saling berbagi informasi baik suka maupun duka juga diperlukan. Keluarga ada untuk berbagi suka dan duka, bukan hanya untuk bersuka-suka saja atau sebaliknya, berduka-duka saja.

Harapan yang sama saya tujukan untuk Ikastara Tangerang, wadah silaturahin alumni SMA TARUNA NUSANTARA MAGELANG yang berdomisili di wilayah Tangerang. Saya sadar bahwa walaupun sama-sama lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang, masing-masing orang memiliki minat dan ketertarikan masing-masing. Akar yang sama sebagai sesama alumni SMA Taruna Nusantara Magelang belum tentu mampu menjadikan pengikat silaturahim.

Didikan di SMA Taruna Nusantara Magelang yang memberikan pesan bahwa civitas akademika SMA Taruna Nusantara Magelang adalah sebuah keluarga belum tentu melembaga di dalam jiwa masing-masing alumnus SMA Taruna Nusantara Magelang. Hal ini terbukti dengan tidak sampai kemana-mananya IKASTARA sebagai Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara. Sudah 15 tahun sejak lulusan pertama diwisuda pada tahun 1993 IKASTARA tetap tidak mampu menjadi pengikat bagi alumni SMA yang digagas pendiriannya oleh almarhum Pak Benny Moerdani itu.

“Mungkin terlalu besar.” Pikir saya sehingga saya mencoba untuk momong adik-adik di lingkup yang lebih kecil, yaitu Ikastara Tangerang, yang merupakan sebuah Cabang dari IKASTARA.

Nyatanya, membuat alumni SMA Taruna Nusantara Magelang yang berdomisili di Tangerang tidak semudah yang saya duga. Hanya alumni yang itu-itu juga yang mau hadir. Sisanya, entahlah. Mungkin SMA Taruna Nusantara tidak memiliki arti apa-apa. Sekolah itu hanyalah sebuah sekolahan berjenjang menengah atas biasa. Sama biasanya dengan sekolah-sekolah lain. SMA itu hanya satu jenjang pendidikan formal yang harus dilalui. Setelah lulus dari sekolah itu, semua urusan selesai.

Belajar dari kasus itu, sudah sejak lama kami alumni SMA Taruna Nusantara Magelang yang sering bersilaturahim untuk mempererat persaudaraan setiap tiga bulan sekali bersepakat untuk menjadikan Ikastara Tangerang sebagai ajang silaturahim. Yang mau bersilaturahim silakan, yang tidak mau juga tidak apa-apa. Toh masa SMA itu sudah lewat, sedangkan hidup terus berlanjut. Masa SMA itu boleh dilupakan atau dianggap tidak ada sedangkan hidup harus terus dijalani.

Untuk KBBC dan Ikastara Tangerang saya berharap agar keduanya bisa menjadi jaringan yang penuh makna, bukan ajang kumpul suka-suka belaka. Yang mau silakan bergabung, yang tidak mau, kami tidak memaksa, yang penting masing-masing tetap berkarya.

Terhadap KBBC, saya sudah melihat bahwa KBBC bukan kelompok anak muda yang hobinya hepi-hepi belaka. Pandeg dan Payjo sudah membuktikan. Di bawah teriknya matahari Tangerang mereka pergi ke Mauk untuk mencari data anak-anak penyandang gizi buruk di Mauk, maksudnya supaya KBBC bisa berbuat sesuatu untuk membantu. Namun, ternyata pemerintah yang tidak mampu menyejahterakan rakyat memiliki birokrasi yang memusingkan. Orang mau membantu dicurigai akan menggunakan data untuk kepentingan sendiri atau memburuk-burukkan pemerintah. Dinas Kesehatan Tangerang tidak mau berbagi data. Dinas itu hanya mau berbagi curiga. Baru ketika Ci Aha turut serta, KBBC berhasil mendapatkan data itu. Entah sihir apa yang dipakai Ci Aha, hehehe…

Saya tidak memandang hahahihi itu salah. Hahahihi tetap diperlukan untuk penyegaran. Masa sih, kita mau spaneng terus?

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

7 Tanggapan to “Kelompok hahahihi (Harapan untuk KBBC dan Ikastara Tangerang)”

  1. Payjo on March 29th, 2008 5:14 pm

    Akh Kang, semoga saya nggak jadi batu penghalang bagi mimpi Kang Kombor untuk mewujudkan mimpi KBBC. Saya termasuk yang suka hahahihi.

    Tulisan di atas tadi mau ditambahin isinya tetapi setiap hari dari pukul 19 - 22 Indosat di Citra Raya sinyalnya hanya SOS. Saya ada buktinya, Senin mungkin saya posting screen shot blackberry saya. BTW, ada kalanya kita harus hahahihi dan ada kalanya kita harus serius. Hahahihi terus tidak baik. Serius terus kok kayaknya nggak menikmati hidup.

  2. Payjo on March 29th, 2008 5:36 pm

    Iya betul Kang. Yang susah emang menyatukan unsur kimia dari tiap-tiap anggota agar tercipta perpaduan yang dinamis dan bermanfaat bagi KBBC.

    setiap organisasi memiliki siklus hidup. Ada tahap forming atau pembentukan yang harus dilewati. Lalu ada tahap growth atau pertumbuhan, dan sterusnya. Tidak bisa sebuah organisasi ujug-ujug bisa melakukan semua hal. Setiap rencana yang dibuat tentu harus disesuaikan dengan kapabilitas dan kapasitas yang dimiliki. Untuk bisa menyamakan kimia, anggota KBBC harus sering berinteraksi, bisa online ataupun offline.

  3. calonorangtenarsedunia on March 30th, 2008 3:49 am

    Hahahihi memang sekali2 perlu, Kang. Bisa gila kita kalo spaneng tinggi terus. Tinggal pintar2nya kita menempatkan hahahihi pada saat yang tepat.hehe

    Soal KBBC, sepertinya perlu bikin ad/art, Kang. Biar lebih jelas dan terorganisir. Kalo ga gitu akan selalu ada tumpang tindih kepentingan dan kurangnya rasa memiliki serta tanggung jawab.

    *halah, anak kecil ngomong apa ini*

  4. Ersis Warmansyah Abbas on March 30th, 2008 5:21 pm

    Ha ha ha hi hi hi (sehat lho).

  5. Goop on March 31st, 2008 2:46 am

    wuah… jadi kapan nih mo ber haha hihi :mrgreen:
    sebisa mungkin balance ya pak, karena dari setiap ha ha hi hi barangkali masih ada yang lain :D

  6. pandegkyen on March 31st, 2008 2:53 pm

    Setuju kang, bahwa KBBC harus menjadi sebuah komunitas bloger yang mampu memberi kontribusi kepada masyarakat dan lingkungannya juga kang, perlu dan sangat perlu hahahahihihih, tapi di taruh pada tempatnya, saya setuju dengan di buatnya adart, mungkin saya anak baru, tapi terus terang saya ngiri kang dengan komunitas2 bloger yang lain, dan satu hal lagi didalam suatu komunitas itu jangan ada 2 kubu yang bisa menghancurkannya, bulatkan tekat kita, satu kan visi dan misi kita mari maju dan bergerak KBBC.

  7. hanna on April 7th, 2008 10:46 am

    mari, Kang kita besarkan bayi kita ini, bayi KBBC maksudku, wekekeke. foto payjo kok ga pajang di sini, kang. salut sama perjuangan payjo. patut dicontohi.

Bagaimana pendapat Anda?