Partai Gerakan Indonesia Raya

Kemanakah Para Tokoh Ekonomi Kerakyatan?

May 1, 2007

Tokoh ekonomi kerakyatan yang paling berkesan di dalam diri saya adalah almarhum Prof. Dr. Mubyarto. Konsistensi beliau dalam memperjuangkan ekonomi kerakyatan patut diacungi jempol. Sampai akhir hayatnya, Pak Muby — demikian orang-orang suka memanggil — tetap mempercayai bahwa sistem ekonomi kerakyatan adalah sistem yang paling cock dan paling baik untuk Indonesia.

Pemikiran-pemikiran dan tulisan-tulisan Pak Muby serta beberapa ekonom lain tentang ekonomi kerakyatan dapat ditemui di Jurnal Ekonomi Rakyat. Sayangnya, jurnal ini dapat dikatakan sebagai sebuah jurnal yang mati suri. Belum mati total karena jurnal online ini masih dapat diakses. Artikel terakhir dipublikasikan di Jurnal Ekonomi Takyat ini pada bulan November 2004. Kita semua dapat membayangkan bahwa selama 29 bulan terakhir, Jurnal Ekonomi Rakyat tidak lagi disentuh baik oleh pengelolanya maupun kontributor-kontributornya.

Saya heran, sepeninggal Pak Muby, tidak ada yang meneruskan Jurnal Ekonomi Rakyat tersebut. Ke mana para pakar ekonomi rakyat kita? Ekonom yang juga gencar menggerakkan kekonomi kerakyatan adalah Pak Adi Sasono. Akan tetapi, mungkin beliau kurang bisa diterima apabila walaupun beliau bersedia meneruskan Jurnal tersebut. Maaf, ini pendapat saya. Pendapat itu didasari pemikiran bahwa Pak Adi Sasono juga banyak berkecimpung di dalam politik sehingga bisa saja pemikirannya dianggap partisan.

Well… untuk sekedar bernostalgia mengenang ekonomi kerakyatan, mari kita baca tulisan Pak Adi Sasono yang berjudul EKONOMI KERAKYATAN DALAM DINAMIKA PERUBAHAN.

Mudah-mudahan ada pihak-pihak yang tergerak untuk kembali menghidupkan Jurnal Ekonomi Rakyat tersebut. Siapa tahu PUSTEP UGM!

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

Dilihat 87 kali oleh 50 pengunjung

1 tanggapan to “Kemanakah Para Tokoh Ekonomi Kerakyatan?”

  1. Adi Nugroho on May 28th, 2007 6:42 am

    assalamu’alaikum,
    kenalan dulu boleh kan? komentarnya belakangan aja. insya allah.

    salam.kenal
    adi.nugroho
    http://axireaxi.wordpress.com/

Bagaimana pendapat Anda?