Kang Kombor hidup lagi
April 25, 2007
Sumpah… dia hidup lagi! Silakan ke http://kombor.com, url itu akan dilarikan ke rumah sakit… eh, ke http://kang.kombor.com.
Dia pindah rumah. Harta bendanya nggak dibawa. Mungkin yang dirasa penting akan dipublikasikan ulang. Yang tidak penting akan dibiarkan mengendap di harddisk katanya.
Dilihat 69 kali oleh 44 pengunjung
Sudahlah…
April 25, 2007
Gaya intelek saya mengatakan agar saya berhenti membuang energi pada sesuatu yang nggak ada gunanya seperti yang dilakukan Kang Kombor itu. Memang Kang Kombor itu kalau sedang kambuh gilanya bisa sangat di luar nalar perbuatannya. Umm… lebih tepatnya nggak pakai nalar.
Ya jelaslah… orang gila memang nggak punya nalar!
Jadi begini sajalah,…
Saya dapat info darinya siang ini tentang NS kombor.com yang sudah dia alihkan dari NS-nya Wordpress.com. Mungkin kalau warasnya sudah kembali, dia akan mengembalikan lagi ke NS-nya Wordpress.com. Tapi itu kecil sekali kemungkinannya. Walaupun bodoh, dia itu memegang prinsip secara kuat dan berkomitmen penuh pada apa yang sudah diucapkannya. Sekali dia bilang tidak akan mengirim email untuk mengemis kepada Matt agar akon-nya di layanan gratisan itu (sebenarnya dia mbayar $10 untuk bisa make domain kombor.com) direaktivasi.
Tapi ternyata tempat beli domainnya nggak memungkinkan dia menambah CNAME record, beda dengan domain-domain lain yang dia beli dari Yahoo!SmallBusiness. Katanya sekarang dia sedang akan mentransfer domainnya ke registrar lain yang domain settingsnya bisa dikendalikan secara penuh. Yahoo!SmallBusiness tidak menyediakan layanan transfer domain sehingga harus mencari registrar lain. Domain itu tadinya dibeli di suatu registrar, karena mau dipakai juga untuk Google Apps, ditransfer ke registrar kedua. Eh, tidak tahunya kedua registrar itu tidak seperti Yahoo!SmallBusiness.
Selama proses berlangsung, domain hanya akan diteruskan menggunakan URL forwarding ke blognya yang baru.
Gayanya bagaimana?
Katanya pakai gaya Kang Kombor yang seperti tukang becak itu, bicara saja apa adanya.
Apakah akan membahas motoGP juga?
Katanya masih tetap akan membahas motoGP. *Umm… tukang becak kok membahas motoGP? Seharusnya hanya membahas balap becak saja.
Kalu mau komentar kan susah, harus ngetik dulu?
Sama saja. Bu Maya, Mbak Kenny, Mas Anang kalau mau komentar di blog yang memakai layanan blog – yang walaupun tidak melanggar TOS pun akan bisa dikenai penangguhan karena setiap penggunanya sudah menandatangani TOS yang dalam isinya memberikan hak kepada pemberi layanan untuk berbuat seperti itu tanpa perlu memberikan notifikasi sebelumnya (di mana sih kalusul itu?)– yang berbeda pun harus ngetik nama, email, utl dan isi komentar. Dia (Kang Kombor) pun akan melakukan yang sama kalau akan memberikan komentar di blog yang majikannya lain.
Kang Kombor kok begitu banget sih? Nggak mau mendengarkan kita-kita?
Kata Kang Kombor, prinsip itu harus dipegang teguh. Walaupun hanya tukang becak tetapi kalau memiliki prinsip untuk dipegang secara teguh, itu akan lebih baik daripada presiden yang selalu ragu untuk mengambil keputusan. Ssst… itu pesan Kang Kombor.
Kombor.com tidak bisa dibuka?
Oh, itu sedang diurusin. Sementara pakai saja dulu http://kangkombor.blogspot.com
Tulisan-tulisan lama bagaimana?
Ada di harddisk. Sebenarnya kalau mau dipublikasikan ulang juga bisa. Tapi kan secara “moment”-nya sudah nggak tepat kalau dipublikasikan ulang karena setiap tulisan biasanya ada asbabun nuzulnya.
Dilihat 81 kali oleh 53 pengunjung
Anda suka Kombor.Com atau arif.widarto.net?
April 24, 2007
Well… iwel-wel orang dalam istana. Saya perlu menanyakan kepada teman-teman blogger di WP.com, tentunya yang memiliki kedekatan psikologis dengan saya, mengenai gaya bertutur dalam ngecring alias ngeblog.
Apakah Anda menyukai gaya berutur ala tukang becak di Kombor.com atau gaya bertutur sok intelek (tapi malah kelihatan bodoh) di arif.widarto.net ini?
Terus-terang kesadaran saya membimbing saya untuk segera memindahkan domain kombor.com ke penyedia layanan blog yang lain dengan gaya bertutur yang seperti Kang Kombor, bukan seperti Moh Arif Widarto. Saya memang ingin dekat dengan semua kalangan dan terus-terang lebih suka dipanggil Kombor atau Kang Kombor daripada Pak Arif atau Mas Arif. Akan tetapi, tentunya saya juga ingin menyempil di antara kumpulan orang-orang berpendidikan dan berbahasa dengan gaya seperti mereka walaupun saya mengakui bahwa saya tentunya tidak akan dapat menyamai pencapaian yang telah mereka raih. Punya keinginan boleh-boleh saja kan?
Bagaimana teman-teman? Silakan kemukakan pendapat Anda secara jujur. Saya tidak akan pura-pura sebagai seorang demokrat seperti mantan presiden kita yang katanya demokrat tetapi kalau diskusi suka marah-marah. Saya juga tidak akan pura-pura menjadi seorang liberalis dengan membebaskan Anda untuk bersuara sesuka Anda. Saya hanya meminta dengan tulus agar Anda dapat berpendapat dengan jujur. Misalnya:
- Gaya bertutur Kang Kombor nampak seperti tuturan orang idiot
- Gaya bertutur Arif jauh dari kesan orang berpendidikan
Silakan kalau Anda memang memiliki pendapat seperti itu. Saya sih dibilang bodoh akan saya terima. Kalau saya memang bodoh, buat apa marah-marah? Gitu aja kok repot…
Akan tetapi, beri saya informasi: Anda lebih suka cara bertutur Kombor atau Arif?
Dilihat 83 kali oleh 47 pengunjung
Simpati Saya Kepada Warga TAS
April 23, 2007
Saudara-saudaraku Warga Perum TAS yang sedang ditimpa kemalangan, Terimalah salam hormat saya. Saya turut prihatin atas apa yang menimpa Saudara-saudara semua. Percayalah, saya sangat bersimpati kepada Anda semua yang telah memperjuangkan hak Anda semua untuk menuntut penggantian kerugian secara kontan atau yang Anda sekalian sebut sebagai Cash and Carry.
Saya sangat berduka karena Pemerintah yang lebih dekat kepada Pemilik Lapindo telah menolak permohonan Anda sekalian. Semoga pemerintahan yang lebih dekat kepada pemilik kapital seperti ini tidak diberi kekuasaan yang langgeng di negara kita ini. Marilah kita sama-sama berdoa.
Saya teringat pelajaran agama mengenai doa-doa yang terkabul. Mudah-mudahan pelajaran ini cukup kuat saya ingat. Doa yang terkabul diantaranya adalah:
- Doa orang tua kepada anaknya
- Doa orang yang sedang berpuasa
- Doa orang miskin yang teraniaya
- Doa pemimpin yang adil
Saya kira, Anda sekalian sedang mewakili orang-orang miskin yang sedang teraniaya. Saya melihat saat ini Anda semua adalah orang miskin yang teraniaya karena harta benda Anda semua telah ditimbun oleh Lapindo dengan lumpur panas dari keculasannya dalam melakukan pengeboran di dekat lingkungan Anda.
Percayalah, pemimpin kita saat ini belumlah dapat dikatakan pemimpin yang adil sehingga doanya akan kalah makbul dari doa Anda semua. Kalau pemimpin kita adil, tentunya dia akan mengirim negosiator yang mampu menegokan pembayaran kontan 100%. Ataupun kalau bertahap, 80% dan 20%. Paling buruk, negosiator itu harus bisa bertahan di posisi 50% - 50%. Bukan seperti saat ini, 20% - 80%.
Kita orang-orang kecil selalu menjadi mainan penguasa dan yang empunya kapital. Empunya kapital adalah sahabat-sahabat penguasa. Penguasa adalah kacungnya pemilik kapital. Rakyat adalah obyek bagi penguasa dan yang empunya kapital.
Mari kita semua berdoa:
Ya Allah Ya Rabbi, bukakanlah mata hati pemimpin kami agar mampu melihat keteraniayaan lahir dan batin kami. Agar bisa memihak kami daripada memihak mereka-mereka yang hanya bisa membeli kepentingan pemimpin kami.
Ya Allah Ya Rabbi, panjangkanlah kepemimpinan pemerintahan ini apabila dia Kau pandang sebagai pemimpin yang adil. Kabulkanlah doa-doanya. Kabulkanlah hajatnya. Baguskanlah semua perbuatannya di mata rakyat dan lawan-lawannya.
Namun Ya Allah Ya Rabbi. Apabila Kau pandang sebaliknya, pendekkanlah kepemimpinan pemerintahan ini. Persulitlah segala macam usahanya sehingga di mata rakyat dan lawan-lawannya, semua yang diperbuatnya adalah salah belaka. Hina dan nistakan dia dengan kehendak-Mu.
Amin.
Insya’ Allah, semakin banyak yang membaca ini, semakin banyak yang berdoa bersama saya. Fakta yang dapat saya sampaikan kepada Anda semua saat ini, pemerintahan sekarang selalu saja sulit untuk berbuat sesuatu dan segala kebijakannya buruk di mata lawan-lawannya.
Dilihat 61 kali oleh 39 pengunjung
Belum ada pernyataan dari penyelenggara ngadutrafik 2007 untuk membantu mereaktivasi akun-akun di WP.com yang disuspend
April 23, 2007
Sampai hari ini belum ada pernyataan resmi dari penyelenggara lomba ngadutrafik 2007 mengenai langkah mereka dalam rangka membantu melakukan reaktivasi akun-akun di WP.com yang disuspend oleh Matt.
Saya punya 2 blog di WP.com, yaitu kombor.com dan Blog Ikastara Tangerang. Dengan kesewenang-wenangan dari Matt ini, saya tidak akan pernah sekalipun memohon kepada Matt agar akun saya direaktivasi. Saya sendiri sampai detik ini belum mengerti di bagian mana saya melanggar TOS WP.com. Dalam dugaan saya, Matt hanya bereaksi atas laporan yang disampaikan salah satunya oleh calupict. Cek pengakuannya di sini. Karena Matt tidak bisa Bahasa Indonesia dan dipacu oleh banyaknya blog baru dengan kata-kata ngadutrafik2007 pada alamatnya, Matt langsung “emosi” dan segera menyuspend akun-akun itu. Emosi, seperti kata Presiden SBY kepada kami-kami yang minta agar IPDN dibubarkan. (Wah, nyangkut juga ke sana).
Di lain sisi, secara moral, panitia lomba ngadutrafik 2007 punya kewajiban untuk menghubungi Matt agar akun-akun yang disuspend, yang tidak berhubungan secara langsung dengan acara ngadutrafik 2007 sebaiknya direaktivasi. Masih beruntung kombor.com bisa diakses walaupun saya nggak akan bisa posting lagi selama akub belum direaktivasi.
Himah dibalik kejadian ini adalah saya bisa kembali ke domain saya, widarto.net dan ngeblog di http://arif.widarto.net ini. Kombor.com biarlah tetap mengudara seperti apa adanya sampai Matt membunuhnya. Toh saya sudah tidak bisa ngapa-ngapain lagi. Yang saya bisa lakukan hanya memindahkan domain kombor.com ke blog lain di Blogger.
Untuk yang belum tahu, saya memiliki dua blog pribadi di Blogger, yaitu http://arif.widarto.net dan www.widarto.net. Yang terakhir untuk latihan Bahasa Inggris. Nobody is perfect, kata pepatah. Tapi ada pepatah lain yang mengatakan practice makes perfect. Jadi, saya praktek Bahasa Inggris di www.widarto.net. Kalau tatabahasa dan kosa-katanya itu-itu saja, berarti saya males meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris saya.
Mudah-mudahan teman-teman Blogger di WP.com akan tetap mau mengunjungi blog saya walaupun saya tidak main di WP.com lagi sampai Matt bertobat dan mereaktivasi akun saya tanpa reserved.
Saya ucapkan terimakasih kepada Wa Guru yang sudah bersdia menyampaikan pesan saya kepada teman-teman di WP.com bahwa saya akan ngeblog di sini sekarang.
Dilihat 68 kali oleh 44 pengunjung





